Siap Kuasai Basis PDIP di Jawa Tengah, Sandiaga Acak-acak Kandang Banteng

sammy
Siap Kuasai Basis PDIP di Jawa Tengah, Sandiaga Acak-acak Kandang Banteng
Sandiaga Uno (ist)

Jakarta, HanTer - Tanpa ragu melangkah maju, kubu Prabowo-Sandiaga mulai mengekspansi wilayah Jawa Tengah (Jateng) yang dikenal sebagai lumbung suara PDIP. Bahkan, posko sekretaris nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga telah diresmikan di empat wilayah Jateng. Langkah tersebut, seakan menandai kesiapan tim Prabowo-Sandiaga untuk mengacak-acak kandang partai berlambang Banteng tersebut.

Direktur Eksekutif Indonesian for Transparency and Akuntabillity (Infra) Agus Chaerudin, mengatakan, langkah tersebut merupakan strategi brilian yang dilakukan. "Langkah tepat dan berani. Menyerang langsung di jantung pertahanan lawan disaat lawan sedang sibuk-sibuknya sosialisasi di wilayah lain," ungkapnya di Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Dirinya meyakini, dengan keberanian, tekad, dan kerja keras segenap tim tersebut akan membuahkan hasil yang memuaskan. "Ini kandang banteng sedang diacak-acak. Dengan tekad dan usaha yang kuat, saya yakin Prabowo-Sandi bisa kuasai Jateng," terang dia.

Empat Posko

Tim Prabowo-Sandiaga sudah membuat empat posko Seknas di Jateng, yakni di Pekalongan, Solo Raya, Semarang, dan Kendal. Adapun empat posko tersebut tak jauh dari kediaman pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terletak di Sumber, Kota Solo, Jateng. Jarak posko tersebut, kurang lebih 2,5 kilometer arah barat dari kediaman Jokowi.

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menyatakan, bakal fokus berkampanye di Jawa Tengah di sisa masa kampanye Pilpres 2019 yang tinggal empat bulan lagi.

"Betul, akan kami pusatkan (kampanye, red) di Jawa Tengah," kata Sandiaga di Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Mantan wakil gubernur DKI tersebut tercatat kurang lebih sudah berkampanye di 818 titik terhitung sejak 23 September 2018 ditetapkan oleh Komisi Pemiilihan Umum (KPU) sebagai hari pertama kampanye Pilpres 2019.

Sandi ingin fokus berkampanye di Jawa Tengah lantaran menurutnya, di wilayah tersebut masih banyak masyarakat yang ingin mengetahui visi misinya sebagai pendamping Prabowo Subianto. "Karena di sana (Jawa Tengah) lokasi luas dan animo masyarakatnya banyak," lanjut Sandiaga.

40 Persen

Sandiaga sebelumnya mengklaim elektabilitasnya bersama capres Prabowo Subianto mencapai 40 persen. Angka itu, kata dia, mengacu pada survei internal yang dilakukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

"Alhamdulillah kita sudah capai 40 persen. Ini perlu kita syukuri, tapi kita masih jauh tertinggal kita masih kejar. Kita masih punya 130 hari lagi, kita yakin bisa menangkap aspirasi masyarakat,” tutur Sandiaga.

Sandiaga yakin, di awal tahun 2019 hingga menjelang pemilihan elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga akan terus meningkat.

"Kami yakin dalam awal tahun depan kami akan terus (meningkat), kalau menyusul itu dari Allah, tetapi kalau kita kerja keras itu kita ikhtiar saja," kata Sandiaga. 

Memungkinkan

Adapun anggapan bahwa Jawa Tengah adalah basis pendukung PDI Perjuangan dan partai-partai pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 akan diubah oleh kubu Prabowo-Sandiaga Uno.

Ketua Sekretariat Nasional Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019, Mohamad Taufik menyebutkan, Jawa Tengah akan berubah menjadi basis pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bukan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Stigma itu mau kami ubah di 2019. Stigma Jawa Tengah adalah kandang banteng akan kami ubah jadi tumbuhnya lumbung PaDi alias Prabowo-Sandi," ujar Taufik di Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Taufik mengatakan, tidak ada hal yang tak mungkin, termasuk merebut dukungan warga Jawa Tengah.

Pada Pilkada 2017, kata dia, pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno awalnya dianggap remeh.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu, mengatakan, Anies-Sandiaga sempat diprediksi tak lolos putaran pertama.

"Tetapi kan akhirnya menang, yang penting jangan pernah lelah konsolidasi dan turun ke bawah saja," ujar Taufik. Pendirian posko di sejumlah daerah di Jawa Tengah menjadi cara untuk merebut dukungan itu.

Taufik mengatakan, Sandiaga telah meresmikan 4 posko yaitu di Solo Raya atau Karanganyar, Pekalongan, Semarang, dan Kendal.

Posko tersebut akan menjadi tempat berkumpul para relawan Prabowo-Sandiaga di Jawa Tengah. Di posko itu, relawan akan disiapkan untuk menyosialisasikan visi misi Prabowo-Sandiaga.

"Di sana ada pelatihan untuk tim yang turun ke desa misalnya bagaimana cara mendekati masyarakat di desa-desa karena yang kita tuju itu masyarakat desa," kata dia.