Olla Ramlan Mangkir Panggilan Penyidik Polda Jatim

Danial
Olla Ramlan Mangkir Panggilan Penyidik Polda Jatim
Olla Ramlan

Jatim, HanTer - Kasus produk kosmetik oplosan yang diduga membahayakan pemakai, masih ditangani proses hukum oleh pihak kepolisian Polda Jawa Timur (Jatim).

Namun, polisi masih menemui kendala, pasalnya Olla Ramlan dikabarkan mangkir dari panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Jatim untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus produk kecantikan oplosan.

Olla yang seharusnya hadir pada hari ini, Kamis (3/1/2019) tidak menampakan dirinya untuk memenuhi panggilan polisi.

Wanita bernama asli Lidya Febiolla itu, akan diperiksa untuk tersangka berinsial KIL yang belakangan diketahui adalah pemilik klinik kecantikan di Kediri dan produsen Derma Skin Care atau DSC Beauty, dimana Olla, Nella Kharisma, Via Vallen, DK, DJB, MP dan NR berkaitan dalam kasus ini.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengatakan, Olla tak memberikan konfirmasi apa pun kepada penyidik, baik secara pribadi maupun manajemen atau kuasa hukumnya berkaitan dengan pemanggilan tersebut.

Dijelaskannya Nella Kharisma dan Via Vallen yang sudah memenuhi panggilan penyidik dan diperiksa sebagai saksi pada Desember 2018. 

"Iya, yang bersangkutan (Olla Ramlan) tidak datang. Tidak ada konfirmasi," ujar Barung kepada wartawan di Jatim, Kamis (3/1/2019).

Kendati demikian, penyidik akan melakukan pemanggilan Olla Ramlan kembali untuk dilakukan pemeriksaan. "Kami jadwalkan lagi untuk diperiksa minggu depan,” jelas Kabid Humas.

Seperti diketahui, kasus produk kecantikan oplosan bermerek DSC Beauty dibongkar Subdit Tindak Pidana Tertentu Ditreskrimsus Polda Jatim beberapa pekan lalu.

Merk kosmetik DSC ternyata diproduksi di sebuah klinik kecantikan di Kediri, Jawa Timur, dan beroperasi sejak dua tahun lalu, dimana pelanggannya sebanyak 18 ribuan dan telah beredar di enam kota besar Tanah Air.

Dalam kasus ini penyidik telah menetapkan satu tersangka, yakni pengelola klinik sekaligus produsen DSC Beauty, berinisial KIL sudah ditahan di Polda Jatim.

Adapun omset mencapai Rp300 jutaan per bulan. Produk ilegal itu dipasarkan dengan endorse dari tujuh artis wanita terkenal.