Jelang Pilpres 2019; Warga Aceh Serahkan Senpi ke TNI

zamzam
Jelang Pilpres 2019; Warga Aceh Serahkan Senpi ke TNI

Jakarta, HanTer - Masyarakat mantan kombatan menyerahkan tujuh senjata api (senpi) standar laras panjang dan satu laras pendek, serta amunisi bekas konflik Aceh ke TNI.

Panglima Kodam (Pangdam) Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko di Banda Aceh, Kamis (3/1/2019) mengatakan penyerahan senjata api merupakan kesadaran sendiri dari masyarakat.

"Senjata api ini bekas konflik Aceh. Senjata ini diserahkan kepada TNI melalui Kodam Iskandar Muda," kata Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko saat menerima tujuh pucuk senjata api di Markas Detasemen Intel Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh.

Senjata api tersebut diserahkan dua pria menggunakan sebo. Senjata api standar itu diserahkan setelah dilakukan pendekatan yang dipimpin Komandan Kelompok Bantuan Khusus (Danpok Bansus) Den Intel Kodam IM Kapten Inf Luki Pardianto.

Delapan pucuk senjata api standar yang diserahkan itu yakni tiga pucuk jenis SS1, masing-masing satu pucuk jenis AK 101, dan M16, dua pucuk jenis karaben serta sepucuk pistol revolver dan 10 magasin peluru serta 800 butir amunisi.

Ikut mendampingi Pangdam pada penyerahan senjata api dari masyarakat itu antara lain Asop Kodam IM, Kolonel Inf Wawan Erawan, Asintel Kolonel Inf Azwar Usman, Aspers Kodam IM, Kolonel Inf Agung Gunawan, Danden Intel Kodam IM, Letkol Hasanul Arifin Siregar 

"Dalam suasana damai saat ini, dan tumbuhnya kepercayaan kepada TNI, khususnya Kodam Iskandar Muda sehingga dengan kesadaran sendiri mau menyerahkan senjata tersebut. Dan mereka kita angkat menjadi keluarga Kodam Iskandar Muda," kata Pangdam.

Pangdam juga berharap jika masih ada senjata api di tangan masyarakat agar segera diserahkan kepada aparat keamanan. Suasana tertib seperti saat ini di Aceh maka masyarakat sipil tidak diperkenankan memiliki senjata api.

"Bagi yang masih menyimpan, kemudian menyerahkan kepada kami (TNI) dengan kesadaran sendiri maka kita jamin keamanannya dan tidak diproses," kata Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko.

Ketika ditanya soal keamanan di provinsi ujung paling barat Indonesia menjelang Pemilihan umum legislatif dan Pilpres 2019, Pangdam Iskandar Muda menegaskan situasinya hingga saat ini tetap kondusif, dan terkendali.

"Kami mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi kepada TNI jika ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya masing-masing," demikian Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko.

#Warga   #Aceh