Bareskrim Pastikan Hoaks 7 Konteiner Surat Suara Diusut Tuntas

Danial
Bareskrim Pastikan Hoaks 7 Konteiner Surat Suara Diusut Tuntas
Ilustrasi (ist)

Jakarta, HanTer - Kasus hoaks 7 konteiner surat suara yang sudah tercoblos, berbuntut panjang dengan langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaporkan masalah ini ke Bareskrim Polri.

Kabareskrim Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto mengungkapkan, pengusutan hoaks surat suara tercoblos bakal dilakukan hingga tuntas.

Lulusan Akpol 1987 ini menegaskan bakal menindak siapa pun yang membuat kekacauan dan gangguan jelang Pemilu 2019.

"Pasti. Semua yang ingin melakukan kekacauan dan gangguan terhadap pemilu pasti akan kita selesaikan," ujar Arief di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019).

Selain itu, menurut Arief, pengusutan hoaks surat suara tercoblos dilakukan tim Polda Metro Jaya bersama jajaran cyber Bareskrim Polri. Polisi juga sudah meninjau lokasi yang disebut sebagai tempat surat suara itu berada.

"Sejak kemarin atau tadi malam ada informasi tentang masuk 7 kontainer surat suara dari China yang sudah dicoblos, tim Bareskrim cyber bergabung dengan Polda Metro. Sudah melakukan kegiatan investigasi sampai dengan saat ini, dan Bapak Kapolri pun sudah memberikan instruksi kepada Kabareskrim, kepada saya untuk betuk-betul melakukan penyelidikan terhadap masalah ini," jelasnya.

Arief menambahkan akan memanggil seluruh pihak yang menyebarkan informasi soal surat suara tercoblos itu, termasuk elite Partai Demokrat Andi Arief.

"Siapa pun yang berkaitan dengan masalah ini untuk membuat terang tindak pidana ini nanti, ya akan kita mintai keterangan," tegasnya.

Seperti diketahui, KPU juga sudah mengecek keberadaan 7 kontainer berisi surat suara yang sudah tercoblos ke Pelabuhan Tanjung Priok, namun KPU tak menemukan satu pun kontainer yang berisi surat suara yang sudah tercoblos sebagaimana informasi yang terlanjur beredar.

#Bareskrim   #SuratSuara   #Hoaks   #KPU   #Pilpres