Tak Tinggal Diam Wartawan Parlemen Beri Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Danial
Tak Tinggal Diam Wartawan Parlemen Beri Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen Romdony Setiawan, yang secara simbolis diterima oleh Sekretaris Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Edy Junaedi, Sabtu (29/12/2018).

Jakarta, HanTer - Bencana tsunami Selat Sunda yang menerjang lima wilayah di Banten dan Lampung, mengundang keprihatinan. Termasuk keprihatinan dari kalangan jurnalis. 

"Ya, Koordinatoriat Wartawan Parlemen, merasa terpanggil untuk meringankan beban saudara-saudara yang terkena bencana tsunami. Mereka menyerahkan sejumlah bantuan, hasil sumbangan dari para anggota Koordinatoriat Wartawan Parlemen. Sumbangan diserahkan langsung

Bantuan yang diberikan merupakan bahan-bahan yang sangat dibutuhkan para pengungsi tsunami. Yakni air mineral, popok bayi, makanan bayi, susu, selimut, beras, mi instan, biskuit dan lainnya. 

Sumbangan tersebut diharapkan membantu para korban dan pengungsi. "Bantuan ini sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan teman-teman wartawan parlemen. Ini juga sebagai wujud implementasi nilai-nilai kegotongroyongan," kata Romdony. 

Jurnalis Harian Rakyat Merdeka itu menambahkan, para wartawan yang sehari-hari bertugas di lingkungan MPR, DPR, dan DPD, merasa terpanggil untuk meringankan beban para korban tsunami. Bantuan diberikan secara sukarela. Bahkan, ada yang tidak ingin namanya disebutkan. Dony, biasa disapa, mengapresiasi kepedulian wartawan parlemen atas korban musibah yang terjadi. 

"Terima kasih  teman-teman wartawan parlemen yang ikut berkontribusi memberikan bantuan kepada masyarakat ang menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda. Semoga ini bermanfaat," ungkap Dony. 

Sementara itu, Edy mengucapkan terima kasih atas bantuan Koordinatoriat Wartawan Parlemen atas bantuan yang diberikan. Dia mengatakan, bantuan ini akan disalurkan kepada korban bencana tsunami Selat Sunda yang banyak mengungsi di beberapa tempat di Kecamatan Labuan. 

"Yang dibutuhkan saat ini masker, susu bayi, obat-obatan, dan pampers," katanya.