PDIP Kritik DP Rp0 dan OKE OCE, Anies Sudah Penuhi Janji Kampanye

sammy
PDIP Kritik DP Rp0 dan OKE OCE, Anies Sudah Penuhi Janji Kampanye

Jakarta, HanTer - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal menilai kritikan yang dilayangkan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah hal yang wajar. Bahkan menurutnya, kritikan tersebut akan meningkatkan kinerja Anies untuk memimpin ibukota selama masa jabatannya berlangsung.

"Kita sih senang apabila mendapatkan kritik, yang sekeras-kerasnya dari PDIP, meskipun kedengarannya tidak profesional gitu, kita tetap senang juga.Karena itu menempa kinerja pak Anies, untuk semakin serius.Jadi saya dorong partai-partai pengusung Ahok kemarin untuk melakukan kritik sekeras-kerasnya.Bagus, top buat kami.Kita bersyukur," ujar Mustafa di Jakarta, Kamis (27/10/2018).

Fokus Penyerapan

Wakil Ketua DPRD DKI M.Taufik, menilai, Anies telah cukup sukses menjalankan tugas dan memenuhi janji kampanyenya. "Sudah bagus, sudah beberapa ditunaikan janji," katanya di Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Politisi Gerindra itu mencontohkan program DP nol Rupiah yang sudah diluncurkan hingga megaproyek reklamasi yang dihentikan oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu beberapa waktu lalu."Pertama DP 0 kan sudah dipesankan, kemudian reklamasi dihentikan terus OK OCE juga jalan bagus kan," ujarnya.

Menurut Taufik, apabila ada program yang belum sepenuhnya jalan, masih ada empat tahun lagi bagi mantan Rektor Paramadina itu menunaikan janji-janji kampanye maupun program.

Kritik PDIP

Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta melihat masih banyak kinerja dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang masih harus diperbaiki di kepemimpinannya Tahun 2019 mendatang.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan, pihaknya melihat program DP Rp0 tak mengalami kemajuan sejak diluncurkan pada 18 Januari 2018.

"Sementara hingga saat ini, Pemprov DKI juga belum mengumumkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)," kata Gembong di DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2018).

Ia mengungkapkan, program One Kecamatan One Center Entrepreneur (OK OCE) juga dinilai belum memenuhi target. Sebab, dalam kampanye Pilkada 2017 lalu, Anies menargetkan akan menciptakan 40 ribu pengusaha baru setiap tahunnya.

Sampai akhir November 2018, lanjut salah satu Anggota Komisi A DPRD itu, data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta, peserta OK OCE yang telah mengajukan izin kategori lzin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) hanya sebanyak 27.223. "Dari data IUMK yang baru diterbitkan sebanyak 19.387 orang," imbuh dia.