Strategi Srikandi Ganjar Tekan Angka Perempuan Putus Sekolah di Jabar

- Minggu, 5 Februari 2023 | 01:04 WIB
Relawan Srikandi Ganjar Jawa Barat berinisiatif untuk membantu pemerintah dalam memfokuskan program peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.
Relawan Srikandi Ganjar Jawa Barat berinisiatif untuk membantu pemerintah dalam memfokuskan program peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.

HARIANTERBIT.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat pada tahun ajaran 2020/2021 ada ribuan anak putus sekolah di Indonesia.

Secara spasial, anak putus sekolah paling banyak berada di Jawa Barat dengan jumlah anak sebanyak 10.884 siswa.

Jumlah tersebut meliputi anak putus sekolah di tingkatan SD, SMP, SMA dan SMK baik negeri maupun swasta.

Baca Juga: Pimpinan Komisi I DPR: Tidak masalah Jenderal Dudung Tak Hadir Rapat, tidak usah Dipolitisir

Juru Bicara Srikandi Jawa Barat Vurry Bilqis mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Menurutnya, ada banyak faktor yang menyebabkan pelajar mengalami putus sekolah.

"Ada banyak faktor yang melatarbelakangi mengapa mereka putus sekolah, seperti persoalan ekonomi, senang bermain hingga menikah dini atau bahkan memilih untuk bekerja," ungkap Vurry dalam kegiatan Sosialisasi Terhadap Para Remaja Putus Sekolah Yang Memiliki Potensi Berwirausaha, di Homieside Coffee & Eatery, Kecamatan Sadang Serang, Kota Bandung, Sabtu, 4 Februari 2023.

Kondisi tersebut diperparah dengan kebijakan menjalankan kebijakan siswa SMA sederajat untuk membayar SPP ke sekolah setiap bulannya.

Baca Juga: Polisi Peras Polisi Diungkap Polisi

Menyikapi hal tersebut, Vurry melalui relawan Srikandi Ganjar Jawa Barat berinisiatif untuk membantu pemerintah dalam memfokuskan program peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.

"Inisiatif kami sebagai relawan Srikandi Jawa Barat dalam membantu pemerintah dalam memberikan perhatian untuk keberlangsungan dunia pendidikan, terutama pada siswa yang berada di bawa garis kemiskinan di Jawa Barat," lanjutnya.

Srikandi Ganjar Jawa Barat mengundang sejumlah anak muda, khususnya perempuan yang 2020/2021 mengalami putus sekolah yang kemudian memberikan edukasi dan bantuan terhadap perempuan yang terdampak.

Baca Juga: Tajwid Cinta Episode 83: Alina Termakan Rencana Busuknya Sendiri

"Kami adakan semacam kegiatan konseling kepada perempuan yang mengalami putus sekolah. Serta memberikan bantuan dalam bentuk program kejar paket dan bantuan wirausaha kepada perempuan putus sekolah di Kota Bandung," ungkapnya.

Harapannya, dengan adanya kegiatan ini para perempuan akan lebih menata dan mempersiapkan masa depannya dengan baik.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakamla RI Selamatkan Nelayan di Selat Makassar

Kamis, 30 Maret 2023 | 18:15 WIB
X