• Selasa, 7 Februari 2023

Bacakan Pledoi, Kuasa Hukum Minta Hakim Bebaskan Putri Candrawathi dari Dakwaan

- Rabu, 25 Januari 2023 | 18:01 WIB
Terdakwa Putri Candrawathi bersama tim kuasa hukumnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 25 Januari 2023. Foto: Ikbal Muqorobin - harianterbit.com
Terdakwa Putri Candrawathi bersama tim kuasa hukumnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 25 Januari 2023. Foto: Ikbal Muqorobin - harianterbit.com
 
HARIANTERBIT.com - Tim Hukum Putri Candrawathi menganggap kliennya tidak terbukti melanggar pasal 340 junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum. Sehingga mereka meminta agar majelis hakim membebaskan Putri Candrawathi dari penjara.
 
Hal itu tertuang dalam petitum nota pembelaan atau pledoi atas tuntutan jaksa penuntut umum yang dibacakan tim hukum Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 25 Januari 2023. 
 
Dalam petitum tim hukum Putri meminta agar majelis hakim memutus dengan menyatakan Putri Candrawathi tidak terbukti dalam perkara pembunuhan Brigadir J
 
 
"Penasihat Hukum Terdakwa memohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara ini agar kiranya dapat mengabulkan dan menjatuhkan putusan sebagai berikut, mengadili, menyatakan Terdakwa Putri Candrawathi tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan Tindak Pidana Pembunuhan Berencana atau Tindak Pidana Pembunuhan secara bersama-sama," kata Arman Hanis di ruang sidang.
 
Mereka juga meminta majelis hakim membebaskan Putro dari dakwaan dan memerintahkan jaksa penuntut umum untuk mengeluarkan kliennya dari penjara..
 
"Membebaskan Terdakwa Putri Candrawathi dari segala dakwaan (vrijspraak), atau setidak-tidaknya dinyatakan lepas dari segala tuntutan (onslag van alle rechts vervolging). Memerintahkan Penuntut Umum untuk mengeluarkan Terdakwa Putri Candrawathi dari Rumah Tahanan Kejaksaan Agung Republik Indonesia Cabang Salemba," tandas Arman. 
 
 
Tim hukum juga meminta agar Pengadilan memulihkan nama baik dan hak Putri Candrawathi. Selain itu meminta agar majelis hakim memerintahkan jaksa membuka garis polisi di runah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Brigadir J
 
"Memerintahkan Penuntut Umum untuk pencabutan Garis Polisi (Police Line) rumah terdakwa yang terletak di Jalan Duren Tiga No. 46, Jakarta Selatan. Memerintahkan Penuntut Umum agar mengembalikan mengembalikan barang barang milik Terdakwa dan Keluarga Terdakwa," pungkas Arman. 
 
Diketahui dalam perkara pembunuhan Brigadir J, Putri dianggap jaksa terbukti melanggar pasal 340 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Putri dituntut jaksa dengan pidana penjara selama delapan tahun.***

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Cara Lindungi Data Diri Dalam Pelayanan Publik

Selasa, 7 Februari 2023 | 20:19 WIB

Jokowi: Buronan Korupsi Pasti Ditemukan

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:02 WIB

1 Ramadhan 23 Maret dan Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:05 WIB

Duet Anies-Khofifah Bisa Menangi Pilpres

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:58 WIB
X