• Selasa, 7 Februari 2023

Wakil Ketua MPR Kutuk Keras Aksi Pembakaran Al-Qur'an di Swedia

- Selasa, 24 Januari 2023 | 21:03 WIB
Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan resmi dianugerahi penghargaan Bintang Tanda Jasa
Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan resmi dianugerahi penghargaan Bintang Tanda Jasa

HARIANTERBIT.com - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mengutuk keras aksi pemimpin politik Denmark-Swedia bernama Rasmus Paludan yang membakar Al-Qur'an di depan Kedutaan Besar Turki di Swedia. Pasalnya, aksi tersebut telah menodai prinsip kebebasan dalam dunia demokrasi sekarang ini.

Syarief Hasan menilai, prinsip kebebasan harusnya dipandang secara luas.

"Kebebasan dalam demokrasi juga berarti memberikan ruang, penghormatan, dan penghargaan kepada para pemeluk agama dan kepercayaan yang ada. Aksi pembakaran Al-Qur'an tersebut adalah bentuk tidak adanya penghormatan dan penghargaan terhadap kebebasan memeluk agama," ungkap Syarief Hasan.

Baca Juga: Ferdy Sambo Ngaku Frustasi jadi Bahan Olok-olok

Syarief Hasan melanjutkan, Alquran adalah kitab suci umat Islam yang sangat diagungkan. "Alquran bukan hanya sekadar buku, tetapi juga bagian dari kesucian agama Islam. Al-Qur'an mengandung ajaran kebenaran yang harusnya dihormati dan dihargai oleh semua pihak, seperti halnya menghormati kitab suci agama yang lain" ujar Syarief Hasan.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat itu juga mendorong Pemerintah untuk bersikap. "Indonesia adalah negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia. Saya mrnghargai Sikap tegas Pemerintah Indonesia yang mengutuk keras tindakan intoleran dan melukai ummat Islam yang dilakukan Kepala Partai Politik Sayap Denmark Starm Kurs, Rasmus Paludan," ungkap Syarief Hasan.

Ia mendesak Menteri Luar Negeri untuk memanggil Duta Besar Swedia. "Menteri Luar Negeri, Ibu Retno Marsudi harus segera memanggil Dubes Swedia dan melayangkan nota protes sebagai bentuk protes keras terhadap aksi tersebut. Sebab, seluruh rakyat Indonesia juga sangat kecewa dan marah atas aksi tersebut," ungkap Syarief Hasan.

Baca Juga: Kasus Bentrokan di Morowali, Pengamat Dukung Menteri Bahlil Demi Menjaga Stabilitas Keamanan dan Investasi

Politisi senior Partai Demokrat ini menegaskan, Islam adalah agama yang memberi rahmat. "Kami harus menegaskan bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam semesta. Islam melarang keras bentuk perlakuan merusak atau menodai keyakinan antar kepercayaan," pungkas Syarief Hasan.***

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Cara Lindungi Data Diri Dalam Pelayanan Publik

Selasa, 7 Februari 2023 | 20:19 WIB

Jokowi: Buronan Korupsi Pasti Ditemukan

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:02 WIB

1 Ramadhan 23 Maret dan Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:05 WIB

Duet Anies-Khofifah Bisa Menangi Pilpres

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:58 WIB
X