Rizal Ramli: Dukung Perpanjang Jabatan Presiden Merupakan Upaya Kudeta Konstitusi

- Jumat, 9 Desember 2022 | 16:19 WIB
Ekonom senior Rizal Ramli.
Ekonom senior Rizal Ramli.

HARIANTERBIT.com - Tokoh nasional Dr Rizal Ramli, menjelaskan sejumlah persoalan yang sedang membelit bangsa saat ini. Mulai dari adanya upaya ilegal sekelompok orang yang ingin memperpanjang masa jabatan presiden, amandemen UUD ‘45, hingga persoalan perekonomian nasional yang semakin hancur.

Pria yang akrab disapa RR itu menegaskan betapa berbahayanya upaya ilegal perpanjangan masa jabatan presiden.

"Upaya yang mereka lakukan adalah kudeta konstitusi. Itu merupakan tindakan ilegal. Siapapun yang ikut di dalamnya artinya melakukan pengkhianatan terhadap konstitusi dan Undang-undang Dasar 1945," kata Rizal Ramli di forum “Evaluasi Konstitusi Guna Mewujudkan Demokrasi Ekonomi dan Pencapaian Tujuan Bernegara”, yang diselenggarakan oleh Forum Aspirasi Konstitusi MPR RI.

Baca Juga: Survei Poltracking: Menko Airlangga Tidak Masuk Daftar Menteri Jokowi dengan Kinerja Memuaskan

Untuk itu, mantan Menko Maritim itu meminta semua pihak yang pro terhadap penegakan demokrasi di negeri ini menentang upaya ilegal tersebut.

“Jadi, saya minta teman-teman aktivis pro demokrasi, para wartawan, untuk mencatat siapa saja anggota MPR dan anggota DPD, yang mau menunggangi rapat-rapat MPR untuk memperpanjang jabatan Jokowi jadi 3 atau 5 tahun lagi. Itu adalah pengkhianatan. Saya tahu Mbak Megawati tidak setuju,” papar Rizal Ramli.

Pernyataan Rizal Ramli mengenai ketidaksetujuan Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri, terhadap perpanjangan masa jabatan presiden ini secara spontan langsung direspon dengan anggukan kepala oleh Teras Narang, salah satu kader elit PDIP yang kini anggota DPD RI.

Respon yang sama juga ditunjukkan oleh para peserta lainnya yang hadir di acara tersebut.

Menurut Rizal Ramli, upaya perpanjangan masa jabatan presiden bukan merupakan deal politik, tetapi karena di belakangnya ada kekuatan uang oligarki yang dapat mengatur dan menguasai parlemen.

Baca Juga: Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak: Orang Meninggal, 2 Luka dan 8 Tertimbun

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Polri: Terorisme Masih Menjadi Ancaman Pemilu 2024

Jumat, 27 Januari 2023 | 11:11 WIB

Resmi Dukung Anies, Daya Tawar Demokrat Naik

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:34 WIB

Resmi Dukung Anies, Pengamat Sebut Demokrat Konsisten

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:24 WIB

Inilah Penjelasan Desa Baduy Yang Dikunjungi Anies

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:49 WIB
X