Ini Alasan Kuat Maruf Laporkan Ketua Majelis Hakim PN Jaksel ke KY

- Kamis, 8 Desember 2022 | 11:35 WIB
Kuat Maruf  dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.  (ikbal muqorobin)
Kuat Maruf dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Tim hukum Kuat Ma'ruf melaporkan hakim ketua perkara pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, Wahyu Iman Santoso ke Komisi Yudisial. Wahyu dilaporkan usai menyebut Ma'ruf berbohong dalam persidangan.

Kuasa hukum Kuat, Irwan Irawan mengatakan kliennya disebutkan berbohong oleh Wahyu saat menjadi saksi untuk terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer dan Ricky Rizal pada Senin, 5 Desember 2022 lalu.

"Seperti disampaikan ke Kuat misalnya ketika diperiksa sebagai saksi disampaikan bahwa kamu konsisten berbohong," katanya saat dihubungi, Kamis, 8 Desember 2022.

Baca Juga: PSM Makassar vs Persita Tangerang: Juku Eja Siap Berikan Hasil yang Terbaik!

Irwan mengatakan Wahyu yang merupakan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu juga bersikap sama saat asisten rumah tangga Ferdy Sambo, Kodir alias Diryanto memberikan kesaksian. Irwan mengatakan harusnya hakim menguji keterangan saksi dengan keterangan saksi lain sebelum menyimpulkan.

"Kemudian pada saat Kodir diperiksa ini setingan semua, hal-hal seperti ini kan sudah menyimpulkan, harus diuji dengan keteranga yang lain. Kesimpulan-kesimpulan seperti itu yang menurut kami tidak pada tempatnya disampaikan majelis dalam pemeriksaan saksi," jelasnya.

Baca Juga: BMKG Catat 14 Gempa Bumi yang Terjadi Hari ini, Kamis 8 Desember 2022

Irwan menjelaskan Wahyu dilaporkan karena dugaan kode etik saat memimpin persidangan untuk Kuat Ma'ruf. Disebutkan Wahyu dianggap berpihak dalam memimpin sidang.

"Kaitannya dengan kode etik karena dalam beberapa persidangan pemeriksaan saksi banyak kalimat-kalimat ketua majelis yang sangat tendensius kami lihat," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Arbi Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Cara Lindungi Data Diri Dalam Pelayanan Publik

Selasa, 7 Februari 2023 | 20:19 WIB

Jokowi: Buronan Korupsi Pasti Ditemukan

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:02 WIB

1 Ramadhan 23 Maret dan Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:05 WIB

Duet Anies-Khofifah Bisa Menangi Pilpres

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:58 WIB
X