Begini Kronologi Pembunuhan Brigadir J Versi Ferdy Sambo di PN Jaksel

- Rabu, 7 Desember 2022 | 13:38 WIB
Ferdy Sambo saat menjadi saksi dalam sidang perkara pembunuhan Brigadir J di PN Jakarta Selatan.  (Ikbal Muqorobin)
Ferdy Sambo saat menjadi saksi dalam sidang perkara pembunuhan Brigadir J di PN Jakarta Selatan. (Ikbal Muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Ferdy Sambo mengaku penembakan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat tidak direncanakan. Dia memutuskan menemui Brigadir J saat tidak sengaja melihatnya di rumah dinas Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Ferdy Sambo dihadirkan jaksa penuntut umum sebagai saksi dalam perkara pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal. Dalam keterangannya Sambo menuturkan kronologi sebelum penembakan.

Eks Kadiv Propam Polri ini mengatakan saat itu akan pergi ke Depok untuk bermain bulutangkis.

Dia melewati Komplek Polri Duren Tiga termasuk melintas di depan rumah dinasnya. Di sana diperlihatkan Brigadir J di pintu gerbang.

Baca Juga: Ini Identitas Polisi Meninggal Akibat Bom Polsek Astana Anyar

Saat itu Brigadir J bersama istrinya Putri Candrawathi, Bharada E, Kuat dan Ricky tengah isolasi mandiri sepulang dari Magelang. 

"Saya lihat Yosua di depan gerbang," katanya di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 7 Desember 2022. 

Sesaat itu dia teringat penuturan istrinya, Putri Candrawathi bahwa Yosua telah melakukan pemerkosaan di Magelang. Rencananya Ferdy Sambo baru akan mengkonfirmasi kebenaran itu ke Brigadir J malam hari. Ferdy Sambo meminta ajudannya Adzan Romer untuk menghentikan mobil.

Baca Juga: Kontroversi Lord Rangga: Prediksi Perang Rusia-Ukraina hingga Dirikan Negara Sunda Empire

Halaman:

Editor: Arbi Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Dua Periode Tak Bisa jadi Cawapres

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:11 WIB

Ramai-ramai Kritik Dinasti Feodalistik Ala Jokowi

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:28 WIB
X