Hubungan Oral Seks Direkam di HP, Dua Oknum TNI LGBT Dibui dan Dipecat

- Kamis, 1 Desember 2022 | 09:52 WIB
Ilustrasi LGBT
Ilustrasi LGBT

HARIANTERBIT.com - Sepasang prajurit TNI berinisial AW dan WPL divonis hukuman penjara 7 bulan oleh Pengadilan Militer Surabaya, Jawa Timur. Selain kurungan badan, keduanya juga dipecat dari dinas militer atau keanggotaan TNI. Keduabvfnya divonis bersalah karena terbukti pacaran sesama jenis kelamin atau tergolong lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

"Menyatakan Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana 'Ketidaktaatan yang disengaja'. Pidana pokok selama penjara 7 bulan. Pidana tambahan dipecat dari dinas militer," demikian dilansir website Mahkamah Agung (MA), Rabu (30/11/2022).

Majelis memecat dan memenjarakan kedua terdakwa karena mereka dapat menularkan penyakit HIV/AIDS sehingga keduanya tidak siap disiagakan/disiapkan untuk menghadapi kontijensi pertahanan negara yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental setiap Prajurit TNI.

Baca Juga: Reuni 212 di Masjid At-Tin, Anies Tak Diundang, Habib Rizieq Shihab Diusahakan Hadir

"Perbuatan para Terdakwa yang melakukan perilaku seks yang menyimpang dengan sesama jenis sangatlah tidak patut dilakukan karena selaku prajurit TNI seharusnya para Terdakwa dapat menjadi contoh bagi masyarakat di lingkungan para Terdakwa, utamanya dalam mentaati aturan hukum sehingga perbuatan para Terdakwa sangat bertentangan dengan aturan perundang-undangan maupun ketentuan agama apa pun sehingga harus diberikan tindakan tegas," beber majelis yang diketuai Letkol Arif Sudibya dengan anggota Mayor Musthofa dan Mayor Ujang Taryana.

Keduanya bertemu saat mengikuti pendidikan Sekolah Calon Tamtama (Secata) pada 2021. Keduanya lalu ditempatkan di Makassar. Pada awal 2022, keduanya dipindahkan ke Surabaya dan mereka berlayar satu kapal. Dalam pelayaran itulah mereka saling menambatkan hati dan melakukan oral seks.

Oral Seks

Hubungan sesama jenis itu berlanjut hingga keduanya tinggal di Sidoarjo. Sepasang LGBT itu mengulang perbuatannya berkali kali, baik di barak atau di wisma. Pada suatu hari, keduanya merekam hubungan oral seks pada Juni 2022 dengan HP-nya. AW berperan sebagai perempuan dan WPL sebagai laki-laki.

Baca Juga: Tolak Kenaikan UMP DKI 2023, Buruh Bakal Aksi Besar-Besaran

Perbuatan asusila keduanya terungkap saat dilakukan pemeriksaan rutin atasan pada 7 Juli 2022. Petugas mendapati video tersebut sehingga diproses secara hukum. AW dan WPL akhirnya duduk di kursi pesakitan.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

300 Anak Yatim Mendoakan Yusril Jadi Presiden 2024

Jumat, 3 Februari 2023 | 21:06 WIB

Anies Bertemu AHY di Kantor Demokrat

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:46 WIB

Bharada E Penuhi Syarat Sebagai Saksi Pelaku

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:45 WIB

Sambo dan Putri Akan Divonis 13 Februari

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:43 WIB

Darurat Kasus Anak Hamil di Luar Nikah

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:22 WIB

KIB Dukung Anies : Kita Bukan Kaleng - Kaleng

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:17 WIB
X