Menangis Ceritakan Jelang Eksekusi Brigadir J, Bharada E: Usai Bunuh Yosua Saya Dihantui Mimpi Buruk

- Kamis, 1 Desember 2022 | 09:43 WIB
Bharada E di ruang sidang di PN Jakarta Selatan.  (ikbal muqorobin)
Bharada E di ruang sidang di PN Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mengaku Richard sering mengalami mimpi buruk setidaknya selama tiga pekan usai Yosua tewas. Dia merasa sangat bersalah dan merasa berdosa.

Rasa bersalah itu membuat dia pada akhirnya membongkar kasus pembunuhan tersebut, menepis skenario yang dibuat Sambo. "Itu alasanmu mau menceritakan yang benar?" tanya hakim.

"Iya, saya merasa tertekan Yang Mulia. Beruntungnya pas saya dibawa [tim Polri] itu enggak ada komunikasi dengan FS lagi," terang Richard.

Baca Juga: Hubungan Keduanya Tidak Baik Baik, Megawati dan Jokowi Bakal ‘Pecah Kongsi’ di Pilpres 2024

"Siapa yang larang komunikasi?" tanya hakim lagi.

"Pada saat itu memang sudah enggak bisa pakai HP," tandasnya.

Pengakuan dosa Bharada E disampaikan saat menjadi saksi untuk terdakwa Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma'ruf dalam sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan Brigadir J di PN Jakarta Selatan.

"Kamu merasa berdosa enggak?" tanya hakim anggota di ruang sidang utama PN Jaksel, Rabu (30/11).

"Apa dosa kamu?" tanya hakim.

"Karena saya mengikuti perintah dia [Ferdy Sambo]," jawab Richard.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

300 Anak Yatim Mendoakan Yusril Jadi Presiden 2024

Jumat, 3 Februari 2023 | 21:06 WIB

Anies Bertemu AHY di Kantor Demokrat

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:46 WIB

Bharada E Penuhi Syarat Sebagai Saksi Pelaku

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:45 WIB

Sambo dan Putri Akan Divonis 13 Februari

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:43 WIB

Darurat Kasus Anak Hamil di Luar Nikah

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:22 WIB

KIB Dukung Anies : Kita Bukan Kaleng - Kaleng

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:17 WIB
X