Hubungan Keduanya Tidak Baik Baik, Megawati dan Jokowi Bakal ‘Pecah Kongsi’ di Pilpres 2024

- Kamis, 1 Desember 2022 | 09:40 WIB
Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri saat acara kongres PDI Perjuangan
Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri saat acara kongres PDI Perjuangan

HARIANTERBIT.com - Ragam sikap maupun pernyataan yang ditampakkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) seakan menunjukkan dirinya mendukung salah satu bakal capres di Pilpres 2024 mendatang, kerap menuai kritik berbagai kalangan. Bahkan disebutkan, Jokowi akan 'pecah kongsi' dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dalam menyikapi kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago, memprediksi hal tersebut.

Menurutnya, terdapat kemungkinan Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan memiliki sikap yang berbeda ihwal dukungannya terhadap salah satu capres di Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Penyelundupan Narkoba di LP Cipinang Masih Terjadi, Sabu dan Ganja dalam Kemasan Susu Berhasil Digagalkan

Dirinya melihat, hubungan Jokowi dan Megawati terlihat sedang terjadi ketegangan bila melihat situasi dunia politik Tanah Air terkini.

"Sekarang saya cermati, hubungan Megawati dan Jokowi lagi sedang tidak baik baik, di persimpangan jalan, ada kemungkinan pecah kongsi soal dukungan endorse Pilpres 2024," kata Pangi di Jakarta, Rabu (30/11/2022).

Ia menjelaskan, penyebab hubungan keduanya yang mulai merenggang karena Jokowi kerap memberi sinyal dirinya akan mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk berlaga di pesta demokrasi nanti.

"Megawati ingin tetap beliau yang menentukan, sebagai veto players. Sementara Jokowi terkesan bahwa dukungan beliau bulat ke Ganjar. Jokowi ingin PDIP dan Megawati mengusung Ganjar. Sementara kita kan tahu bahwa Megawati ini orangnya punya prinsip juga, enggak mau ditekan atau diintervensi oleh kekuatan agenda protokol oligarki dan pemodal," ujarnya.

Baca Juga: Klub Arab Saudi Imingi Ronaldo Gaji 3,2 Triliun Per Tahun

Menurutnya, Megawati tak nyaman ditekan atau diintervensi oleh kekuatan manapun ihwal siapa yang akan diusung PDIP di Pilpres 2024. "Yang jelas Megawati punya preferensi politik sendiri. Yang jelas Megawati sudah teruji menjadi arsitektur kemenangan," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

300 Anak Yatim Mendoakan Yusril Jadi Presiden 2024

Jumat, 3 Februari 2023 | 21:06 WIB

Anies Bertemu AHY di Kantor Demokrat

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:46 WIB

Bharada E Penuhi Syarat Sebagai Saksi Pelaku

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:45 WIB

Sambo dan Putri Akan Divonis 13 Februari

Jumat, 3 Februari 2023 | 11:43 WIB

Darurat Kasus Anak Hamil di Luar Nikah

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:22 WIB

KIB Dukung Anies : Kita Bukan Kaleng - Kaleng

Kamis, 2 Februari 2023 | 23:17 WIB
X