Jadi PM Malaysia, Fahira Kenang Persahabatan Fahmi Idris dengan Anwar Ibrahim

- Sabtu, 26 November 2022 | 22:54 WIB
Anwar Ibrahim memberikan keterangan pers usai menghadap Raja Malaysia di Istana Negara, Kuala Lumpur, Selasa (22/11/2022). Antara
Anwar Ibrahim memberikan keterangan pers usai menghadap Raja Malaysia di Istana Negara, Kuala Lumpur, Selasa (22/11/2022). Antara

HARIANTERBIT.com - Kesabaran dan konsistensi dalam berjuang mengantarkan Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia yang ke-10. Lebih dari 24 tahun menjalani berbagai tekanan politik, Anwar Ibrahim tetap konsisten memperjuangkan agenda politik reformisnya yang kini membuahkan hasil.

Anwar Ibrahim juga dikenal sebagai tokoh Malaysia yang memiliki kedekatan bahkan bersahabat dengan tokoh-tokoh nasional Indonesia. Salah satunya Almarhum Fahmi Idris yang merupakan tokoh nasional dan politisi senior Indonesia.

“Almarhum Pak Fahmi sejak masih muda sudah bersahabat dengan Pak Anwar Ibrahim. Mereka menjalin persahabatan sejak tahun 1967 bahkan saking dekatnya sudah seperti saudara. Pak Fahmi dan Pak Anwar mempunyai semangat, pandangan politik dan garis perjuangan yang sama. Kesamaan inilah yang menjadikan beliau berdua begitu dekat. Apa yang diyakini Pak Fahmi, bahwa Pak Anwar Ibrahim suatu saat kelak memimpin Malaysia kini benar-benar terjadi,” ujar Fahira Idris di Jakarta (26/11).

Baca Juga: Holding BUMN Farmasi Didesak Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor

Fahira Idris mengungkapkan salah satu momen indah persahabatan keduanya adalah saat Pak Fahmi menjenguk Anwar Ibrahim di salah satu rumah sakit di Malaysia pada Mei 2018. Anwar yang saat itu lebih dikenal sebagai tokoh oposisi membuat Pak Fahmi harus bersusah payah meminta izin sebelum dibolehkan ketemu Anwar Ibrahim.

Momen penting lainnya adalah saat penganugerahan gelar doktor kehormatan (Honoris Causa/HC) dari Universitas Negeri Padang (UNP) kepada Anwar Ibrahim pada 29 Oktober 2018. Fahmi Idris yang saat itu merupakan ketua promovendus doktor kehormatan ini bolak-balik Kuala Lumpur untuk meyakinkan Anwar Ibrahim bahwa penganugerahan gelar Dr HC kepentingannya hanya untuk pendidikan politik kepada masyarakat Asia bahwa sosok Anwar Ibrahim pantas mendapat gelar doktor kehormatan.

“Bagi Pak Fahmi, Pak Anwar Ibrahim adalah tokoh yang sabar dan konsisten dalam berjuang. Oleh karena itu, saya yakin sebagai Perdana Menteri yang baru, Pak Anwar Ibrahim mampu membawa Malaysia lebih baik, maju dan sejahtera,” ungkap Fahira Idris.

Baca Juga: Komisi III dan Kemenkumham Setujui RUU KUHP di Pembahasan Tingkat I

Sebagai informasi, Anwar Ibrahim telah secara resmi dilantik menjadi Perdana Menteri (PM) Malaysia (24/11). Anwar yang merupakan politikus veteran ini menjabat sebagai PM ke-10 Malaysia menggantikan PM Ismail Sabri Yaakob. Pelantikan Anwar sebagai PM Malaysia digelar di Istana Negara dan di hadapan Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah. Anwar Ibrahim mengatakan fokus utama dalam masa pemerintahannya adalah agenda pemulihan ekonomi.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Begini Cara Lindungi Data Diri Dalam Pelayanan Publik

Selasa, 7 Februari 2023 | 20:19 WIB

Jokowi: Buronan Korupsi Pasti Ditemukan

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:02 WIB

1 Ramadhan 23 Maret dan Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 7 Februari 2023 | 11:05 WIB

Duet Anies-Khofifah Bisa Menangi Pilpres

Selasa, 7 Februari 2023 | 10:58 WIB
X