• Senin, 5 Desember 2022

Korban Gempa Cianjur 272 Meninggal, 39 Hilang, Ida Terjang Reruntuhan Demi Selamatkan Anak

- Jumat, 25 November 2022 | 11:23 WIB
Ida Farida (kiri) menemani putrinya Siti Hamdal yang menjadi penyintas gempa magnitudo 5,6 di RSUD Sayang, Cianjur, Jawa Barat (22/11/2022). Antara
Ida Farida (kiri) menemani putrinya Siti Hamdal yang menjadi penyintas gempa magnitudo 5,6 di RSUD Sayang, Cianjur, Jawa Barat (22/11/2022). Antara

HARIANTERBIT.com - Bencana gempa Cianjur menghadirkan kisah-kisah haru. Ada warga yang melahirkan di bawah tenda pengungsian, ada pula anak usia 4 tahun selamat setelah beberapa hari berada diantara reruntuhan bangunan.

Ada juga yang berjuang menyelamatkan anak-anaknya, seperti yang dilakukan Ida Farida yang menerjang reruntuhan untuk menyelamatkan anak perempuannya, Siti Hamdal, yang tertimpa atap rumah.

Ida, ibu rumah tangga dari Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, saat ditemui di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur, Selasa, menceritakan kepada ANTARA tentang perjuangannya menembus akses jalan yang terputus.

Baca Juga: Minta Orang Kaya Tidak Bebani BPJS Kesehatan, Menkes Dikecam dan Harus Minta Maaf

“Akses jalan belum bisa dibuka, saya terobos-terobos. Lewat sawah-sawah saya, berjuang demi anak daripada kenapa-kenapa,” ujar Ida.

Dia mengatakan bahwa lingkungan tinggalnya mayoritas berupa pegunungan. Sebelum gempa terjadi, Ida berkumpul bersama empat anaknya.

Kemudian, saat terjadi gempa, akses jalan utama terputus reruntuhan dan longsoran. Selain itu, membuat listrik padam, jalanan tertimbun longsor dan meluluhlantakkan bangunan rumah.

Untuk melewati jalanan tersebut, dia dan keempat anaknya harus berjalan pelan-pelan menggunakan sepeda motor. Sesekali bila gempa susulan terasa, mereka berhenti berjalan untuk mengawasi keadaan.

Kondisi anaknya, Siti, terluka parah di bagian kepala tertimpa atap rumah sebelum menjalankan shalat dzuhur. Sehingga, ia segera dilarikan ke Puskesmas Cisau.

Di sana, Siti mendapatkan pertolongan pertama berupa jahitan kepala. Sementara tiga anak Ida lainnya diungsikan ke rumah saudaranya yang lebih aman dari gempa, karena takut gempa susulan terjadi kembali.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi, Tanggap Darurat Erupsi Semeru Selama 14 Hari

Minggu, 4 Desember 2022 | 21:35 WIB

Din Syamsuddin di UAD: Wasatiyat Islam adalah Solusi

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:19 WIB

Gempa Susulan Guncang Garut Berkekuatan Magnitudo 3,3

Sabtu, 3 Desember 2022 | 22:30 WIB

Wakil Ketua MPR: Tantangan TNI Semakin Besar ke Depan

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:03 WIB
X