• Senin, 5 Desember 2022

Gelar Petunra, Kominfo Ajak Masyarakat Kenali RUU KUHP

- Jumat, 25 November 2022 | 08:10 WIB
Astrid Ramadiah Wijaya memberikan sambutan dalam Pertunjukan Rakyat (PETUNRA) Sosialisasi RUU KUHP, Kamis (24/11).
Astrid Ramadiah Wijaya memberikan sambutan dalam Pertunjukan Rakyat (PETUNRA) Sosialisasi RUU KUHP, Kamis (24/11).

 

HARIANTERBIT.com - Kementerian Kominfo bersama Pemerintah Daerah Samarinda menyelenggarakan Pertunjukan Rakyat (PETUNRA) Sosialisasi RUU KUHP. Kegiatan diselenggarkan secara hybrid di Big Mall Samarinda dan secara online.

Plt. Assisten II Pemerintah Kota Samarinda Sam Syaimun mengatakan sudah menjadi rahasia umum KUHP yang digunakan di Indonesia merupakan produk kolonial. Pemerintah pusat dan DPR diharapkan bekerja transparan dalam penyusunan revisi kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP).

“Bahwa pemerintah pusat dan anggota DPR secara terbuka dan transparan membahas mengenai undang-undang pidana ini. Semua bisa memberikan masukan, maka masyarakat dapat mempelajari dan memberikan masukannya,” jelas Sam, Kamis, 24 November 2022.

Baca Juga: KSAL Yudo jadi Calon Panglima TNI Pilihan Jokowi, PJ Ketum HMI Ucapkan Selamat

Subkoordinator Penyusunan Program dan Pemantauan Hukum dan HAM, Kementerian Kominfo, Astrid Ramadiah Wijaya mengatakan Indonesia tengah melakukan pembangunan hukum. Terkait revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP). 

Sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, rekodifikasi hukum pidana nasional dimaksudkan untuk mengganti KUHP lama dengan KUHP buatan Indonesia.

“Upaya pemerintah merevisi dan menyusun sistem rekodifikasi hukum pidana nasional yang bertujuan untuk menggantikan KUHP lama. Karena produk hukum pemerintahan zaman kolonial Hindia Belanda, perlu segera disesuaikan dengan dinamika masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Periksa Kepala Laboratorium BPOM

Pemerintah telah melakukan beberapa kegiatan terkait sosialisasi dalam bentuk dialog publik mengenai RUU KUHP di 11 kota di Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menghimpun masukan dan mengedukasi seluruh elemen masyarakat secara luas.

Halaman:

Editor: Arbi Terbit

Tags

Terkini

Resmi, Tanggap Darurat Erupsi Semeru Selama 14 Hari

Minggu, 4 Desember 2022 | 21:35 WIB

Din Syamsuddin di UAD: Wasatiyat Islam adalah Solusi

Minggu, 4 Desember 2022 | 14:19 WIB

Gempa Susulan Guncang Garut Berkekuatan Magnitudo 3,3

Sabtu, 3 Desember 2022 | 22:30 WIB

Wakil Ketua MPR: Tantangan TNI Semakin Besar ke Depan

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:03 WIB
X