• Jumat, 9 Desember 2022

Airlangga Hartarto Akan Diperiksa Terkait Kasus Impor Garam, Begini Kata Kejagung

- Kamis, 3 November 2022 | 15:15 WIB
 Airlangga Hartarto
Airlangga Hartarto

HARIANTERBIT.com - Kasus impor garam yang diduga merugikan negara sebesar miliaran rupiah, masih terus diproses Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana mengatakan, pihaknya akan memanggil sejumlah pihak terkait kasus ini. Bagaimana soal pemanggilan pemeriksaan terhadap Menperin periode 2016-2019 yang dijabat Airlangga Hartarto?

"Belum, kemarin sudah disampaikan belum ada urgensinya untuk memeriksa yang bersangkutan," ujar Ketut kepada Harian Terbit di Jakarta, Kamis 3 November 2022.

Baca Juga: Punya Tiket Usung Pasangan Capres, Megawati Jangan Mau Didikte Jokowi

Sebelumnya penyidik Kejagung telah menetapkan empat tersangka pada kasus suap impor garam. Keempatnya jadi tersangka usai penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung melakukan gelar perkara hari ini.

"Hari ini, tim penyidik Kejagung telah menetapkan 4 tersangka dalam kasus importasi garam ini," kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu 2 November 2022.

Tiga dari empat tersangka berasal dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Kini, keempat tersangka itu telah ditahan. Tiga orang ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Kejagung, sementara satu orang lainnya ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jaksel. Kejagung menekankan, mereka sudah punya bukti cukup untuk menetapkan keempat orang itu sebagai tersangka.

Baca Juga: Golkar Babak-belur di Survei, BRIN Tunjuk Hidung Airlangga dan Kebijakan Tak Pro Rakyat Kecil

Adapun para tersangka disangkakan Pasal 2, Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor jo Pasal 55 KUHP. Berikut daftar empat tersangka: 1. Mantan Dirjen Industri Kimia Farmasi dan Tekstil Kemenperin, berinisial MK 2. Direktur Industri Kimia Farmasi dan Tekstil Kemenperin, berinisial FJ 3. Kepala Sub Direktorat Industri Kimia Farmasi dan Tekstil Kemenperin, berinisial YA 4. Ketua Asosiasi Industri Pengelola Garam, berinisial FTT Diberitakan sebelumnya, Kejagung tengah menyidik kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penentuan kuota, pemberian persetujuan, pelaksanaan, dan pengawasan impor garam periode 2016-2022.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Sebut Penyelidikan Formula E Masih Berjalan

Kamis, 8 Desember 2022 | 16:50 WIB

Duka Masih Menyelimuti Keluarga Korban Bom Bandung

Kamis, 8 Desember 2022 | 12:31 WIB
X