• Sabtu, 10 Desember 2022

Anggota TNI Penendang Aremania Diproses Hukum

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 12:30 WIB

HARIANTERBIT.com - Oknum anggota TNI yang menendang suporter Arema saat terjadi kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) diproses hukum. Yang bersangkutan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam) V Brawijaya.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V Brawijaya Kolonel Arm Kusdi membenarkan bahwa personel bersangkutan memang sudah meminta maaf secara langsung kepada korban di Malang. Dia didampingi oleh Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto.

Meski begitu, Kusdi mengatakan bahwa permintaan maaf itu tidak mengurangi proses hukum yang harus dijalani oleh anggota bersangkutan. "Betul, kemarin didampingi langsung sama Pak Pangdam itu. Jadi orangnya yang nendang sekarang sudah diproses di Pomdam," ujar Kusdi kepada wartawan, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga: Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan jadi 131, Kapolda Jatim Menyesal dan Minta Maaf

Kusdi menjelaskan bahwa personel bersangkutan telah melakukan sebuah kesalahan. Ia menjelaskan bahwa tendangan seperti itu terhadap masyarakat sipil menyalahi prosedur yang seharusnya diterapkan oleh seluruh personel TNI.

"Salah prosedur itu. Kan tidak boleh seperti itu. Ya, kalau di polisi melanggar kode etik, kalau di TNI berarti itu tindakan pelanggaran disiplin. Harus diproses hukum, nanti yang bersangkutan bisa kena sanksi tunda pangkat," katanya.

Dalam keterangan tertulisnya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto membenarkan bahwa dirinya PJU Kodam V/Brawijaya telah mendatangi rumah korban kerusuhan usai laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan. Pangdam V/Brawijaya mengaturkan permohonan maaf kepada keluarga korban atas tindakan represif oleh oknum prajurit TNI AD saat pengamanan laga Arema FC VS Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang.***

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi IV: Hukum Jera Pelaku Kriminal Lingkungan

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:28 WIB

MUI Kecam Perusakan dan Pembakaran Alquran di Swedia

Jumat, 9 Desember 2022 | 14:52 WIB
X