• Minggu, 27 November 2022

Bharada E Siap Buktikan Sambo yang Suruh Bunuh Brigadir J

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 12:22 WIB
Ferdi sambo saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas di Duren Tiga, Jakarta Selatan.  (ikbal mukorobin)
Ferdi sambo saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas di Duren Tiga, Jakarta Selatan. (ikbal mukorobin)

HARIANTERBIT.com - Ferdy Sambo, tersangka kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J hadir dalam penyerahan berkas perkara tahap II kasus yang menjeratnya, di Kejaksaan Agung Rabu (5/10/2022). Sambo dan tersangka kasus kematian Brigadir J lainnya segera diadili di persidangan.

Lalu bagaimana kesiapan Bharada Richard Eliezer (E) menjalani persidangan? Apakah dia tetap konsisten dengan pernyataan sebelumnya bahwa Ferdy Sambo yang menyuruhnya menembak Brigadir J.

“Klien kami siapa menjalani persidangan. Dia juga siap membuktikan adanya perintah pembunuhan Brigadir J yang disampaikan oleh Ferdy Sambo,” kata pengacara Bharada E, Ronny Talapessy.

Baca Juga: Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Digelar Gas Air Mata ‘Pembunuh’ Adili Oknum Polisi Brutal dan Copot Kapold

Ronny mengatakan dalam persidangan mendatang dirinya akan berusaha untuk membuktikan Bharada E tidak terlibat dalam pembunuhan berencana. "Fokus kita salah satu poinnya itu ya di bawah perintah," ujarnya kepada wartawan di Gedung Mabes Polri, Rabu (5/10).

Ia menjelaskan dirinya akan berupaya untuk membebaskan Bharada E dari segala jeratan hukum termasuk pasal 340 KUHP, dengan hukuman paling berat sampai pidana mati.

"Target kita adalah bebas. Ya nanti kita lihat di persidangan, namanya penasehat hukum, pembela, pasti kita maksimal. Tergantung nanti di pengadilan seperti apa, tapi pastinya klien saya kooperatif," tuturnya.

Ronny mengatakan pihaknya juga akan menghadirkan saksi ahli untuk meringankan hukuman kliennya.

Baca Juga: Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Perjuangan TNI Jaga dan Pertahankan Kedaulatan NKRI

Kendati demikian Ronny tidak menyebutkan siapa saksi dan saksi ahli yang akan didatangkan. Dirinya juga enggan memberi tahu berapa jumlah saksi yang akan dihadirkan pihaknya.

"Ada saksi juga yang meringankan kita datangkan dari Manado. Ahli dan saksi yang meringankan. Kalau saya sampaikan bukan kejutan lagi kan," pungkasnya dikutip CNNIndonesia.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengesahan RKUHP Direncanakan Sebelum Masa Reses

Minggu, 27 November 2022 | 01:25 WIB

Kata Kapolri soal Perburuan Ismail Bolong

Sabtu, 26 November 2022 | 14:12 WIB

PJR Berhasil Tangkap Buronan Korupsi Bareskrim

Jumat, 25 November 2022 | 23:58 WIB
X