• Minggu, 27 November 2022

Pemuda Keerom Imbau Tokoh Adat dan Gereja Mediasi Kasus Lukas Enembe

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:53 WIB
tokoh pemuda dari Keerom, Ferdinand Tuamis
tokoh pemuda dari Keerom, Ferdinand Tuamis

HARIANTERBIT.com – Implikasi dari penetapan Gubernur Lukas Enembe menjadi Tersangka dugaan kasus korupsi oleh KPK coba dibedah oleh tokoh pemuda dari Keerom, Ferdinand Tuamis.

Mantan Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) ini mengatakan, respons masyarakat Papua terhadap persoalan Lukas Enembe ada dua jenis. Pertama, respon bersifat politik, kedua respon sosial.

Ferdinand menjelaskan, respons sosial datang dari kelompok-kelompok masyarakat yang pro Lukas. Ada kelompok mahasiswa, kelompok profesi, keluarga dan lain-lain. Mereka tahu, bahwa ketika terjadi penyelewengan dalam penyelenggaraan Pemerintahan, ada konsekuensinya hukumnya.

Baca Juga: Survei Se-Jawa: Basis Pemilih Nasdem Pilih Anies, Anies-AHY Paling Berpeluang Menang

“Tetapi mereka itu justeru sekarang sedang membentengi sehingga akses untuk penanganan hukum terhambat. Pertanyaannya, faktor apa yang mendorong mereka berbuat begitu?”kata Ferdinand di Keerom, Rabu, 5 Oktober 2022.

Menurut Ferdinand, kelompok yang membentengi Lukas Enembe dilatari faktor emosional. Ketokohan Lukas Enembe membuat mereka melakukan proteksi. Proteksi dilakukan karena mereka merasa kasus Lukas dipolitisir.

Sementara di pihak lain, ada prosedur hukum yang harus ditegakkan. Pemanggilan ketiga pasti akan dilakukan, dan mungkin ada penjemputan paksa. Masyarakat akan merespon, para pendukung pak Lukas pasti tidak diam, dan aparat penegak hukum juga akan merespons.

Baca Juga: Berani Suarakan Rakyat, Elektabilitas Demokrat Konsisten Menguat Di Pulau Jawa, Simak Hasil Survei Ini

“Aparatur datang dengan alat kelengkapan negara, masyarakat hadapi dengan tangan kosong. Di sinilah bahayanya, masyarakat bisa jadi korban,”’ tegas Ferdinand.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengesahan RKUHP Direncanakan Sebelum Masa Reses

Minggu, 27 November 2022 | 01:25 WIB

Kata Kapolri soal Perburuan Ismail Bolong

Sabtu, 26 November 2022 | 14:12 WIB

PJR Berhasil Tangkap Buronan Korupsi Bareskrim

Jumat, 25 November 2022 | 23:58 WIB
X