• Kamis, 1 Desember 2022

Kemendagri Dukung Penuh Penggunaan Busana Tenun dan Songket Tradisional Sebagai Identitas Budaya Bangsa

- Senin, 3 Oktober 2022 | 14:13 WIB
Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P Balombo pihak mengajak membudayakan dan mempromosikan kain tenun dan songket dalam kegiatan Pemilihan Putera-Puteri Tenun dan Songket Indonesia 2022
Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P Balombo pihak mengajak membudayakan dan mempromosikan kain tenun dan songket dalam kegiatan Pemilihan Putera-Puteri Tenun dan Songket Indonesia 2022

HARIANTERBIT.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berkomitmen memdukung penuh untuk membudayakan dan mempromosikan kain tenun dan songket di kancah Nasional maupun Internasional. Kain songket dan tenun merupakan budaya Indonesia yang patut dijaga dan dilestrarikan.

Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P Balombo mengatakan pihaknya akan mengajak sejumlah stakeholder terkait untuk berperan dalam membudayakan dan mempromosikan tenun dan songket tradisional Indonesia.

"Saya kira tadi yang sudah di sampaikan bahwa kita akan berkolaborasi serta bersinergi dengan seluruh stakeholder," katanya kepada wartawan di Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta, Minggu, 2 Oktober 2022.

Baca Juga: Ini Pesan Penting Kepala Suku Wali Papua: Lukas Enembe Harus Kooperatif dan Hormati Hukum

La Ode Ahmad menyebutkan membudayakan dan mempromosikan kain tenun dan songket dalam kegiatan Pemilihan Putera-Puteri Tenun dan Songket Indonesia 2022 merupakan terobosan yang luar biasa dan perlu di apresiasi.

"Kita harapkan promosi dan atraksi ini sangat luar biasa. oleh karena itu melalui penggunaan busana pada seluruh instansi pemerintah dan seluruh daerah , pengusaha dalam bekerja di wajibkan agar penggunaan tenun dan songket tradisional menjadi bagian uniform," ucapnya

Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Indonesia International Fashion Art & UKM (Kadiifa ) Prof . Dr. Anna Mariana mengatakan untuk membudayakan dan mempromosikan kain tenun dan songket tradisional diperlukan inovasi sehingga penggunaan kain tenun dan songket tradisional di minati dan di gemari oleh generasi muda milenial.

Baca Juga: Politisi Partai Golkar Papua: Lukas Enembe Harus Berjiwa Besar Jangan Menghindar Dari Hukum

"Mengembangkan Tenun dan songket tradisional secara inovasi sangat penting di era jaman saat ini, ide- ide dari para generasi muda ini , meliliki kreativitas cukup baik dan juga semua sangat memahami digital pada era sekarang ini. Sehingga kita perlu melakukan terobosan- terobosan dalam hal pemasaran di era digitalisasi E comers produk tenun dan songket tradisional bisa berkembang lebih baik dan lebih maju. Kita harapkan melalui anak - anak muda generasi harapan bangsa Indonesia , dapat mencintai , memahami dan menghargai budaya bangsa nya sendri," jelasnya.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Diminta Lakukan Reshuflle Kabinet

Rabu, 30 November 2022 | 23:49 WIB

DPR Akan Tetap Sahkan RKUHP Meski Mendapat Penolakan

Rabu, 30 November 2022 | 23:43 WIB

Meski Mendapat Penolakan, DPR Tetap Akan Sahkan RKUHP

Rabu, 30 November 2022 | 11:40 WIB

Survei: AHY Cawapres, Anies Menang Pilpres 2024

Rabu, 30 November 2022 | 11:34 WIB
X