• Sabtu, 10 Desember 2022

Ketua DPW Partai Ummat Papua: Tunduk Pada Hukum, Lukas Enembe Harus Contoh Barnabas Suebu

- Jumat, 30 September 2022 | 18:18 WIB
Ketua DPW Partai Ummat Papua Haris Yoku
Ketua DPW Partai Ummat Papua Haris Yoku

HARIANTERBIT.com - Gubernur Papua Lukas Enembe diduga melakukan gratifikasi dan dinyatakan tersangka hingga dua kali pemanggilan sekaligus dua kali mangkir.

Ketua DPW Partai Ummat Papua Haris Yoku mengatakan gubernur Lukas Enembe harus mencontoh mantan gubernur Papua Barnabas Suebu yang patuh terhadap hukum. Hal tersebut diungkapkan Haris Yoku saat ditemui di Doyo Baru Kabupaten Jayapura Papua, Jumat 30/9/2022.

Ketua DPW Partai Ummat Papua Haris Yoku menilai apa yang dilakukan ataupun sikap gubernur Lukas Enembe kurang bagus sebagai warga Papua.

Baca Juga: Menko Airlangga: Kendalikan Inflasi Butuh Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

"Lukas Enembe harus berjiwa besar seperti gubernur sebelumnya Barnabas Suebu jangan bersembunyi di belakang rakyat dan seharusnya berdiri didepan rakyat serta patuh terhadap proses hukum", tegas Haris.

Ditambahkan Haris, masyarakat Papua juga harus tahu dasar dugaan tersangka oleh KPK dan seluruh masyarakat harus mematuhi hukum serta korupsi adalah musuh kita bersama.

Proses pembangunan bisa dilihat secara global, dana yang dikucurkan banyak tapi ada yang tidak ada pembangunan, hal itu sangat jelas adanya penyelewengan anggaran yang sedang ditutupi dan dipermainkan oleh individu ataupun kelompok, ucap Haris.

Baca Juga: Politisi Partai Golkar Papua: Lukas Enembe Harus Berjiwa Besar Jangan Menghindar Dari Hukum

Lukas Enembe adalah tokoh adat yang besar dan memiliki rakyat adat serta secara spontanitas melakukan perlindungan demi menyelamatkan Lukas Enembe. ucap Haris.

"Seharusnya masyarakat tersebut membiarkan proses hukum berjalan sehingga kebenaran terlihat dan hormati hukum yang berlaku", kata Haris

Negara ini negara hukum siapapun harus bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukan apalagi ini kasus korupsi, jika tidak ada bukti dapat dinyatakan tidak bersalah namun jika terbukti harus berada didepan untuk menghadapi proses hukum, tutup Haris.

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi IV: Hukum Jera Pelaku Kriminal Lingkungan

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:28 WIB

MUI Kecam Perusakan dan Pembakaran Alquran di Swedia

Jumat, 9 Desember 2022 | 14:52 WIB
X