• Sabtu, 10 Desember 2022

Sejarah Kelam G30S PKI dan Tujuannya

- Jumat, 30 September 2022 | 10:09 WIB
Kenang sejarah kelam yang terjadi pada tujuh Jenderal pahlawan revolusi, ini dia 10 link Twibbon keren gratis/ Okezone Nasional
Kenang sejarah kelam yang terjadi pada tujuh Jenderal pahlawan revolusi, ini dia 10 link Twibbon keren gratis/ Okezone Nasional

HARIANTERBIT.com – Hari ini bertepatan langsung dengan tanggal 30 September yang mana di tanggal ini mempunyai sejarah kelam dan sering disebut dengan Gerakan 30 September (G30S) PKI.

Salah satu tujuan aksi G30S PKI adalah menggulingkan pemerintahan yang saat itu dipimpin Soekarno dan menjadikan negara Indonesia sebagai negara komunis.

G30S PKI menjadi salah satu sejarah kelam bagi bangsa Indonesia yang terjadi tepat pada tanggal 30 September 1965 lalu atau sama dengan 57 tahun yang lalu. Peristiwa ini tidak bisa dilupakan dan membekas hingga saat ini.

Baca Juga: Kejagung dan Gakkum KLHK RI Didesak Panggil dan Periksa Ketua KADIN Sultra

Hendricus Josephus Franciscus Marie Sneevliet merupakan seorang tokoh Belanda yang mendirikan partai berideologi komunis atau biasa disebut PKI ini berdiri pada tahun 1914. PKI merupakan salah satu partai tertua yang ada di Indonesia dan partai ini mengakomodir kalangan intelektual, buruh, hingga petani.

Sejarah G30S PKI

Terjadinya peristiwa G30S PKI terjadi pada tahun 1965. Gerakan ini dipimpin oleh Dipa Nusantara Aidit atau biasa dikenal dengan DN Aidit. Ketika itu DN Aidit menjadi pemimpin PKI dan ia juga yang kemudian menjadi pemimpin terakhir PKI.

Dibawah pimpinan DN Aidit PKI menjadi semakin nyata. DN Aidit mendukung konsep mantan kepala pemerintahan Uni Soviet Nikita Sergeyevich Khrushchev yaitu “bila segalanya bergantung pada komunis, kita akan mengikuti dengan cara perdamaian.”

Baca Juga: Kisah Pierre Tendean, Ajudan Jenderal AH Nasution yang Gugur dalam Peristiwa G30S PKI

Khrushchev seorang politikus Rusia yang pernah memimpin Uni Soviet pada masa-masa awal Perang Dingin. Ia seorang sekretaris pertama partai komunis, dan pandangan Khrushchev itu disebut bertentangan dikarenakan komunisme dikembangkan hanya dengan melalui perang.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Komisi IV: Hukum Jera Pelaku Kriminal Lingkungan

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:28 WIB

MUI Kecam Perusakan dan Pembakaran Alquran di Swedia

Jumat, 9 Desember 2022 | 14:52 WIB
X