• Minggu, 27 November 2022

Soal Prolegnas 2023 dan Ibu Kota Negara Baru Indonesia, Begini Pembahasannya

- Rabu, 28 September 2022 | 18:24 WIB
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad Baidowi di Media Center MPR/DPR/DPD RI Gedung Nusantara III, Senayan Jakarta, Selasa (27/9/2022).
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad Baidowi di Media Center MPR/DPR/DPD RI Gedung Nusantara III, Senayan Jakarta, Selasa (27/9/2022).

HARIANTERBIT.com - Dalam kegiatan diskusi Forum Legislasi dengan tema 'Prolegnas 2023, Fungsi Legislasi DPR Kian Optimal' yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad Baidowi menyampaikan hasil evaluasi Prolegnas 2022 (Program Legislasi Nasional Tahun 2022) sebanyak 32 Rancangan Undang-Undang (RUU).

"Berdasarkan hasil evaluasi Prolegnas tahun 2022, maka Prolegnas kita, Rancangan Undang-Undang (RUU) baik yang diusulkan Pemerintah maupun DPR itu sebanyak 32," kata Achmad Baidowi di Media Center MPR/DPR/DPD RI Gedung Nusantara III, Senayan Jakarta, Selasa, 27 September 2022.

Baca Juga: Survei CSIS: Golkar Terpopular di Kalangan Pemilih Muda Dibanding PDIP, Gerindra, dan Demokrat

Achmad Baidowi yang akrab disapa Awi ini menjelaskan, dalam Undang-Undang MD3 dan Undang-Undang P3 disebutkan Prolegnas prioritas bisa sewaktu-waktu dievaluasi, dimana dari 32 RUU yang masuk dalam evaluasi Prolegnas tahun 2022, 5 diantaranya merupakan usulan dari Pemerintah.

"Jangan heran misalkan dalam 1 tahun ada evaluasi Prolegnas lebih dari satu kali. Evaluasi bisa kita laksanakan sewaktu-waktu untuk memberikan kelenturan kepada kita semua sehingga kalau ada perubahan-perubahan bisa dilaksanakan secara cepat," ujar Awi.

Menurut Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini bahwa terjadinya evaluasi, disebabkan RUU tersebut ditarik pengusulnya dan ada juga RUU tersebut sudah selesai pembahasan menjadi Undang-Undang seperti Undang-Undang Ibu Kota Negara (IKN).

Baca Juga: Airlangga dan Puan, Dua Tokoh Bakal Capres Ini Direncanakan Bertemu Pekan Depan

"Sudah jadi Undang-Undang sehingga di (tahun) 2022 hasil evaluasi nya itu dikeluarkan. Undang-Undang yang sudah mendapatkan nomor dari Pemerintah dan sudah sah menjadi Undang-Undang itu dikeluarkan dari Prolegnas," paparnya.

Lanjut Awi, Baleg telah menetapkan 2 Prolegnas secara bersama dalam hari yang sama tepatnya pada Selasa (20/9/2022) lalu yaitu evaluasi Prolegnas tahun 2022 sebanyak 32 RUU dan RUU Prolegnas Prioritas Tahun 2023 sebanyak 38 RUU.***

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengesahan RKUHP Direncanakan Sebelum Masa Reses

Minggu, 27 November 2022 | 01:25 WIB

Kata Kapolri soal Perburuan Ismail Bolong

Sabtu, 26 November 2022 | 14:12 WIB

PJR Berhasil Tangkap Buronan Korupsi Bareskrim

Jumat, 25 November 2022 | 23:58 WIB
X