• Selasa, 29 November 2022

Kuasa hukum: Bisa Terjadi Eskalasi di Papua jika Lukas Enembe Diperlakukan Tak Adil

- Senin, 26 September 2022 | 14:58 WIB
Kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, saat memberikan keterangan tentang kondisi kliennya.  (ikbal muqorobin)
Kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, saat memberikan keterangan tentang kondisi kliennya. (ikbal muqorobin)
HARIANTERBIT.com - Kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mempertimbangkan dua hal dalam pemanggilan kliennya. Pertama yakni kondisi kesehatan Lukas Enembe.
 
Kedua yakni pertimbangan kondiasi sosial masyarakat di Papua. Dia menyebut bisa terjadi eskalasi di tengah masyarakat Papua dalam menyikapi kasus hukum Lukas Enembe.
 
"Saya sadar situasinl sosial di Papua bisa terjadi eskalasi yang tidak menguntungkan bagi rakyat Papua kalau beliau diperlakukan tidak adil," katanya saat konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Senin, 26 September 2022. 
 
Karena itu Roy meminta KPK mempertimbangkan kebijakannya dalam pemanggilan terhadap Lukas Enembe. Dia memastikan kliennya akan hadir jika sudah dinyatakan sehat. 
 
 
"Bapak pasti hadir sampai dia sehat," imbuhnya. 
 
Menyikapi adanya kondisi sosial mayarakat Papua dalam kasus Lukas Enembe, Roy berharap agar ada jalan keluar terbaik.
 
Dia mengatakan harus ada upaya restorative justice dan dan terobosan hukum agar tidak terjadi eskalasi di tengah masyarakat Papuam Sementara Lukas Enembe bisa memberikan keterangan ke KPK dalam kondisi sehat. 
 
 
"Jangan sampai kita terpancing diadu oleh orang-orang yang punya kepentingan politik di sana. Apalagi menjelang 2024 yang memang sengaja mau membuat kekacauan di tanah Papua," jelas Roy.
 
Diketahui Lukas Enembe menjadi tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi Rp1 miliar. KPK menduga gratifikasitetkait dengan APBD Pemerintah Provinsi Papua. ***
 
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPR Pastikan Pencopotan Hakim Aswanto Sesuai Mekanisme

Senin, 28 November 2022 | 16:12 WIB

Polisi Amankan 15 Orang Terlibat Makar

Senin, 28 November 2022 | 12:02 WIB

Gempa Cianjur, Korban Meninggal Dunia 321 Orang

Senin, 28 November 2022 | 11:51 WIB
X