Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK, Suaranya Mengecil

- Senin, 26 September 2022 | 14:50 WIB
Kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, saat memberikan keterangan tentang kondisi kliennya.  (ikbal muqorobin)
Kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, saat memberikan keterangan tentang kondisi kliennya. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Gubernur Papua Lukas Enembe dipaatikan tidak akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sedianya Lukas Enembe diperiksa KPK hari ini, Senin, 26 September 2022.

 
Kepastian itu disampaikan oleh kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening dalam sebuah konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan. Roy menyebut kliennya tengah sakit. 
 
"Bapak Lukas Enembe sakit tidak bisa hadir hari ini. Refrensi kami adalah dokter pribadi beliau yang sudah keluarkan surat permohonan kepada pimpinan KPK bahwa situasi dan kondisi kesehatan yang kurang bagus," katanya.
 
 
"Apalagi dokter dari Singapura sudah meminta agar pak Gubernur di Singapura untuk mendapatkan pengobatan intensif," sambungnya. 
 
Roy mengatakan suara Lukas Enembe terganggu akibat sakitnya. Lukas Enembe disebut kesulitan untuk berbicara secara jelas. 
 
"Saya sebelum bertolak ke sini saya ketemu beliau suara semakin mengecil. Tidak jelas lagi apa yang dia bicarakan sehingga kalau orang diminta keterangan tidak bisa bicara itu jadi problem," beber dia. 
 
 
Roy mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak KPK soal sakit yang dialami Lukas Enembe. Dokter pribadi Lukas Enembe juga sudah berkoordinasi dengan tim dokter KPK
 
"Saya harap mudah-mudahan ditemukan solusi yang baik sehingga mendapat pelayanan kesehatan yang baik," tandas dia. 
 
Diketahui Lukas Enembe menjadi tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi Rp 1 miliar. KPK menduga gratifikasitetkait dengan APBD Pemerintah Provinsi Papua. ***
 
 

Editor: Yuli Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hendra Kurniawan Dituntut 3 Tahun Penjara

Jumat, 27 Januari 2023 | 17:14 WIB

Kala Gibran Pamer Foto Bareng Maskot Jakarta

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:29 WIB

Polri: Terorisme Masih Menjadi Ancaman Pemilu 2024

Jumat, 27 Januari 2023 | 11:11 WIB

Resmi Dukung Anies, Daya Tawar Demokrat Naik

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:34 WIB

Resmi Dukung Anies, Pengamat Sebut Demokrat Konsisten

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:24 WIB
X