• Sabtu, 10 Desember 2022

Majelis Rakyat Papua: Lukas Enembe Harus Patuhi Proses Hukum, KPK dan PPATK Punya Bukti Kuat

- Senin, 26 September 2022 | 10:19 WIB
Lukas Enembe, Gubernur Papua (Foto: screenshot video YouTube)
Lukas Enembe, Gubernur Papua (Foto: screenshot video YouTube)

HARIANTERBIT.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat banyak dukungan dari sejumlah tokoh Papua terkait kasus dugaan korupsi yang dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Dukungan yang mengalir di antaranya datang dari Dorince Mehue, Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP). Ia meyakini bahwa KPK dan PPATK pasti mempunyai bukti-bukti yang cukup sebelum menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka.

Baca Juga: Robert Priantono Bonosusatya, Jet Pribadi dan Markas Judi Online 200 Meter dari Mabes Polri, Simak Faktanya

“Sebagai warga masyarakat Papua dari komponen perempuan, saya melihat kasus Lukas Enembe ini sebagai sebuah proses hukum yang harus dilalui dengan baik. KPK bersama PPATK pasti mempunyai bukti yang kuat sesuai tupoksi-nya masing-masing,” kata Dorince dikutip Senin, 26 September 2022.

Karenanya, kata Dorince, agar proses hukum itu dapat berjalan secara baik, Lukas Enembe diminta kooperatif. Selain itu, kuasa hukum Lukas Enembe diharapkan tidak memberikan pernyataan provokatif karena bisa menyebabkan situasi tidak kondusif di Papua.

Baca Juga: AHY Dorong Perubahan dan Perbaikan, Pembangunan SDM Harus Menjadi Kesadaran Kolektif Bangsa

“Mari kita berikan dukungan kepada Lukas Enembe untuk menjalani proses hukum. Lukas Enembe harus kooperatif terhadap proses hukum sehingga berjalan lancar,” tegas Dorince.

Dorince juga meminta masyarakat Papua tetap tenang dan patuh terhadap hukum yang berlaku serta mengawal proses hukum terhadap Lukas Enembe. Kendati masyarakat menduga ada beberapa dana korupsi yang digunakan Lukas untuk perjudian.

Baca Juga: IPW Ungkap Peran Robert Priantono Bonosusatya Soal Private Jet, Kapolri Jangan Tutup Mata?

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komisi IV: Hukum Jera Pelaku Kriminal Lingkungan

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:28 WIB

MUI Kecam Perusakan dan Pembakaran Alquran di Swedia

Jumat, 9 Desember 2022 | 14:52 WIB
X