• Sabtu, 10 Desember 2022

Musra Disebut Dorong Jokowi Tiga Periode, Relawan: Itu Tuduhan

- Minggu, 25 September 2022 | 22:31 WIB
Ketua panitia Musyawarah Rakyat (Musra), Panel Barus
Ketua panitia Musyawarah Rakyat (Musra), Panel Barus

HARIANTERBIT.com - Ketua panitia Musyawarah Rakyat (Musra), Panel Barus menilai anggapan bahwa pelaksanaan Musra untuk mendorong Joko Widodo (Jokowi) ke dalam kontestasi Pilpres 2024 merupakan sebuah tuduhan.

Hal itu disampaikan untuk menjawab pernyataan pengamat politik Hendri Satrio dalam dalam diskusi politik bertajuk "Musra Lagi, Jokowi Mau Apa", di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu, 25 September 2022. 

"Ini bukan kecurigaan lagi. Ini tuduhan," katanya.
 
 
Panel menjelaskan Muara digelar untuk membuka ruang bagi masyarakat untuk membicarakan nasib bangsa. Di dalamnya menyangkut urusan agenda kebangsaan, urusan program prioritas harapan rakyat dan karakter pemimpin.
 
Dia pun membantah bahwa Musra untuk kepentingan pencalonan kembali Jokowi sebagai presiden. Pasalnya Musra akan digelar di 34 provinsi. 
 
"Jadi kalau dituduh tujuan dari Musra Jokowi lagi Jokowi lagi ya itu namanya tuduhan. Sementara Musra-nya selesai.
 
 
Agak sabar sedikit. Kan itu tuduhan bahwa nanti hasilnya Jokowi lagi. Kita lihat nanti di 34 provinsi hasilnya bagaimana," terang Panel. 
 
Sebelumnya pengamat politik Hendri Satrio menilai pelaksanaan Musyawarah Rakyat (Musra) yang digelar oleh kelompok relawan Joko Widodo (Jokowi) ditujukan untuk mendorong nama Jokowi di Pilpres 2024 mendatang. 
 
Kelompok relawan Joko Widodo (Jokowi) akan menggelar Musyawarah Rakyat (Musra) II di Makassar, 2 Oktober 2022. Sebelumnya Musra pertama digelar di Bandung, 28 Agustus 2022 lalu. Pada Musra di Bandung, Jokowi mendapatkan suara paling banyak dari peserta musyawarah untuk menjadi capres 2024.

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Komisi IV: Hukum Jera Pelaku Kriminal Lingkungan

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:28 WIB

MUI Kecam Perusakan dan Pembakaran Alquran di Swedia

Jumat, 9 Desember 2022 | 14:52 WIB
X