• Rabu, 7 Desember 2022

Ribuan Massa Ojol Demo Tuntut Harga BBM Diturunkan, Aksi Mahasiswa di Surabaya Ricuh

- Kamis, 22 September 2022 | 13:25 WIB
Mahasiswa demo BBM naik titik mereka beraksi mendorong sepeda motor menuju Istana Merdeka. (ikbal muqorobin)
Mahasiswa demo BBM naik titik mereka beraksi mendorong sepeda motor menuju Istana Merdeka. (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Ribuan massa dari berbagai aliansi ojek online menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Pemerintahan Jawa Barat. Mereka menuntut harga BBM jenis Pertalite diturunkan, revisi Permenhub nomor 12 tahun 2019 dan meminta kepada pemerintah untuk diberikan payung hukum kepada seluruh jasa transportasi online.

Di tengah harga BBM yang melambung, pihak perusahaan jasa transportasi juga memotong penghasilan para pengemudi sebesar 2 hingga 25 persen.

Aksi demi ojek online juga berlangsung di Jakarta. Tuntan mereka menolak kenaikan harga BBM dan menuntut penyesuaian tarif ojek online. Massa mulai berkumpul di sekitaran Jalan Asia Afrika, Senayan untuk kemudian bergerak ke depan Gedung DPR dan MPR. Aksi ini diikuti oleh ratusan pengemudi ojek online se-Jabodetabek.

Baca Juga: Anak 12 Tahun Dicabuli Kekasih Ibu dan Adik Nenek, Lalu Jadi PSK

Bentrok

Demonstrasi kenaikan harga BBM yang dilakukan ratusan mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur di Kantor Gubernur Jawa Timur (Jatim), diwarnai bentrokan, Rabu (21/9).
Hal itu terjadi saat mahasiswa kecewa tak ditemui Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Mereka pun menyandera tiga orang perwakilan Pemerintah Provinsi Jatim, salah satunya Kepala Bakesbangpol Heru Wahono.

"Kami hanya ingin ditemui Gubernur Jatim, sebelum Ibu Gubernur menemui kami, bapak-bapak pejabat ini akan berada bersama kami di tengah massa aksi," kata salah satu perwakilan mahasiswa, Jenggala Prasasti seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Mahasiswa menuntut menolak kenaikan harga BBM bersubsidi dan menuntut penyelesaian kasus HAM berat. "Kami membawa 12 tuntutan pada aksi hari ini, selain tentang kenaikan harga BBM yang mana itu telah mencekik rakyat, kami juga menuntut penyelesaian kasus HAM berat yang menjadi program pemerintah Jokowi saat pemilihan kemarin," ucapnya.

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Bom Polsek Astana Anyar, Satu Polisi Meninggal

Rabu, 7 Desember 2022 | 12:35 WIB

RUU KUHP Telah Disahkan Menjadi Undang-Undang

Selasa, 6 Desember 2022 | 23:05 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Tingkatkan Pemberdayaan UMKM

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:03 WIB

Terus Berlanjut Kasus Net89 Polisi Sita Kantor PT SMI

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:43 WIB
X