• Rabu, 7 Desember 2022

Data Dibongkar Hacker Bjorka, Jerry: Imbas Tak Berpihak Kepada Rakyat Kecil

- Rabu, 14 September 2022 | 10:45 WIB
Hacker Bjorka serang Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani.  (twitter @bjorkanism)
Hacker Bjorka serang Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani. (twitter @bjorkanism)

HARIANTERBIT.com - Data pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para menterinya seperti Menkominfo Jhony G Plate, Menkpolhukan Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan dibongkar Hacker Bjorka. Tidak itu saja data Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua PKB Cak Imin, KPU hingga buzzer Denny Siregar dan Abu Janda juga dibeberkan hacker yang diduga dari Polandia itu.

Peneliti Kebijakan Publik American Global University, Jerry Massie menilai dibobolnya data-data pribadi pejabat negara itu merupakan imbas dari sombongnya rezim saat ini.

Selain sombong, lanjut Jerry, rezim saat ini juga kerap ingkar janji dan tak berpihak lagi pada rakyat kecil. Hal itu dibuktikan dengan naiknya harga BBM subsidi yang imbasmya membuat kebutuhan lainnya juga ikut naik.

Baca Juga: Demo Harga BBM Naik Masih Dilakukan, Seruan Jokowi Lengser Terus Dikumandangkan

"Rezim saat ini sangat mudah menaikkan harga BBM dan terlalu bangga dengan pencapaian," ujar Jerry Massie kepada Harian Terbit, Selasa (13/9/2022).

Jerry menilai, rezim saat ini juga jarang mau mengakui kesalahan walau inflasi pangan sudah tembus 11,4 persen dan secara keseluruhan 5 persen. Rezim saat ini sombong dengan proyek infrasttuktur dan IKN (Ibu Kota Negara). Rezim saat ini juga terlalu pintar berkelit dan membuat drama yang menyengsarakan rakyat.

"Sombong soal pencapaian penanganan Covid-19. Padahal anggarannya diatas Rp1000 triliun dan 2 tahun lebih terlama di dunia," paparnya.

Jerry menyebut, selain membobol data pribadi pejabat negara, pada tahin 2021lalu situs BSSN sempat dibobol oleh hacker. Oleh karena itu orang-orang yang duduk di BSSN tak punya keahlian untuk menangkal atau menghalau kerja dari hacker. Sehingga lembaga negara kerap dibobol oleh hacker.

Tidak Berwibawa

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, dengan dibongkarnya data-data pejabat pemerintah Indonesia, termasuk soal vaksinasi membuat para pejabat semakin tidak berwibawa lagi.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Ke Ferdy Sambo, Putri Mengaku Diperkosa Brigadir J

Rabu, 7 Desember 2022 | 14:55 WIB

Bom Polsek Astana Anyar, Satu Polisi Meninggal

Rabu, 7 Desember 2022 | 12:35 WIB
X