• Rabu, 7 Desember 2022

APKLI: Harga BBM Naik Menggerus Daya Beli Rakyat

- Selasa, 6 September 2022 | 11:01 WIB
Antrean kendaraan di SPBU Jatiwaringin menjelang kenaikan harga BBM.  (embun khairunnisa)
Antrean kendaraan di SPBU Jatiwaringin menjelang kenaikan harga BBM. (embun khairunnisa)

HARIANTERBIT.com - Ketua Umum APKLI dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed mengatakan, kenaikan harga BBM subsidi akan segera menggerus daya beli rakyat yang belum kunjung bangkit dampak pandemi covid-19 dan daya konsumsi rakyat secara tajam.

Selain itu, kata Ketua Umum KERIS ini, kenaikan BBM juga dapat perlambat gerak roda ekonomi rakyat dan pemulihan ekonomi nasional. Bahkan bisa luruhkan pertumbuhan ekonomi nasional anjlok dari 5,44% jadi dibawah 5%.

“Tergerusnya daya beli dan konsumsi rakyat secara tajam dapat akibatkan dampak sosial dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Baca Juga: Minta SPBU Swasta Naikan Harga BBM, Pemerintah Lebay

Ali mengatakan, tentunya segenap rakyat dan bangsa Indonesia tidak ingin, dampak resesi ekonomi dunia, melonjaknya inflasi, ancaman krisis pangan, krisis ekonomi dan krisis energi dunia akibat pandemi covid-19, serta perang Rusia-Ukraina dan ketegangan Laut Cina Selatan ada dan terjadi di Indonesia. “Kita semua tidak ingin realitas di Negara Srilangka terjadi di Indonesia,” ujar Ali.

Ali Mahsun menyampaikan sikap atas 7 hal kepada Presiden RI, segenap rakyat dan bangsa Indonesia, serta seluruh pelaku ekonomi rakyat dan pemangku kepentingan di republik ini.

Pertama, berlandaskan pengalaman panjang 77 tahun Indonesia merdeka, subsidi dan atau bansos dalam bentuk apapun pada ujung dan akhirnya terjadi penyalahgunaan atau penyelewengan.

Kedua, kami minta Presiden Jokowi untuk memiliki langkah cepat dan tanggap menanggulangi dampak ekonomi maupun dampak sosial kenaikan BBM Subsisi, baik secara ekonomi, sosial maupun politik. Sekali lagi, segenap rakyat dan bangsa Indonesia tidak ingin kenyataan di Negara Srilangka terjadi di Republik Indonesia.

Baca Juga: PKS Sudah Ingatkan Harga BBM Bersubsidi Jangan Dinaikan, Tapi Pemerintah Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas

Ketiga, Presiden Jokowi dengan segala aparaturnya harus menjamin ketersediaan, kelancaran distribusi/rantai pasok, dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat dan atau row material usaha ekonomi rakyat. Kita tidak ingin terjadi krisis pangan, melonjaknya kemiskinan, serta kelaparan masif dan massal di negeri ini. Kita juga tidak ingin ekonomi rakyat, bangsa dan negeri ini jadi korban kebijakan menaikan harga BBM subsidi.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

RUU KUHP Telah Disahkan Menjadi Undang-Undang

Selasa, 6 Desember 2022 | 23:05 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Tingkatkan Pemberdayaan UMKM

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:03 WIB

Terus Berlanjut Kasus Net89 Polisi Sita Kantor PT SMI

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:43 WIB
X