• Senin, 26 September 2022

Elektabilitas Masih Rendah, Puan Bakal Kalah Jika Berlaga di Pilpres 2024

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:06 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani

HARIANTERBIT.com - Pengamat politik A Khairul Umam berpendapat poin pidato politik Ketua DPR RI Puan Maharani yang menganalogikan pria dan wanita sebagai dua sayap burung yang memiliki derajat yang sama, mengindikasikan majunya Puan Maharani di Pilpres 2024.

Umam dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu, mengatakan pidato itu bisa dipahami sebagai wujud ekspresi "keterpanggilan" Puan Maharani untuk berani tampil di pentas gelanggang politik yang didominasi oleh tradisi patriarkal.

Puan menyinggung peran perempuan saat berpidato di Sidang Tahunan MPR-RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

Baca Juga: Bongkar Polisi Nakal Bekingi Narkoba, Judi dan Main Perempuan, Ketua IPW Sugeng Mengaku Dalam Bahaya

Puan menegaskan menyertakan perempuan dalam setiap jabatan bukan sebagai kebijakan afirmatif, tetapi merupakan kesadaran atas penghargaan harkat dan martabat manusia.

Berpeluangkah Puan terpilih jadi presiden mengingat berbagai kalangan menilai, rendahnya elektabilitas dari hasil kajian berbagai lembaga survei tentu menjadi tantangan bagi Puan Maharani. Butuh perjuangan untuk mendongkrak elektabilitas Puan.

Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai, elektabilitas Puan Maharani masih jauh ketimbang kader PDIP yakni Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Untuk RI 1 siapa apakah Ganjar atau Puan, kalau saya lihat kansnya Ganjar ya kalau saya lihat," kata Pangi di Jakarta, Rabu (17/8/2022).

Pangi meyakini, kandidat Capres dari PDIP pada akhirnya jatuh pada sosok yang berpeluang besar untuk menang. Namun, jika PDIP masih ngotot mengusung Puan menjadi capres, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Terlebih, ia menilai sejauh ini Puan Maharani belum mampu memainkan peran secara maksimal. Baik sebagai Ketua DPR maupun saat menjabat sebagai mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

"Ya, beliau punya panggung, tapi panggung itu tidak maksimal beliau gunakan untuk panggung menaikan elektabilitas. Ya, mungkin orang kenal mungkin oke. Tapi orang suka atau untuk memilih itu berdasarkan hasil survei yang terukur itu belum kelihatan angkanya masih belum ketemu," bebernya.

Sebelumnya, Lembaga Lingkaran Suara Publik (LSP) juga sempat merilis survei elektabilitas calon presiden 2024. Hasilnya, Ketua Umum Prabowo Subianto memiliki elektabilitas tertinggi disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Adapun nama Puan berada disebutkan di posisi enam, dibawah nama Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Dipaksakan

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK, Suaranya Mengecil

Senin, 26 September 2022 | 14:50 WIB

GIAK: Hentikan Diskriminatif Penanganan Kasus Impor Baja

Senin, 26 September 2022 | 07:54 WIB

Doa dan Zikir Akbar Mak Ganjar Untuk Pemilu 2024

Senin, 26 September 2022 | 07:21 WIB
X