• Senin, 26 September 2022

Anak Buah Erick Thohir Disomasi Mulya Cargo Express, Diduga Tak Bayar Tunggakan Ratusan Juta

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:07 WIB
Gaffar Rizani
Gaffar Rizani

HARIANTERBIT.com - Kuasa hukum dari kantor Gaffar Rizani, SH., MH & Partner resmi melayangkan somasi kepada Direktur Utama PT. Amarta Karya (Persero), Nikolas Agung SR.

Somasi menyusul perusahaan plat merah itu masih memiliki tunggakan pembayaran pengiriman barang kepada kliennya Mulyani selaku pemiliki jasa pengiriman Mulya Cargo Express.

Adapun jumlah tunggakan itu sebesar Rp132.309.000, sebagaimana dalam invoice yang sudah dikirim dari bulan Januari 2022 lalu namun hingg saat ini belum direspon oleh PT. Amarta Karya.

Baca Juga: Diduga Ada Aliran Uang Haram, PPATK Diminta Lacak Rekening Ajudan Irjen Ferdy Sambo

"Jadi berdasarkan data dan informasi dari klien kami, PT. Amarta Karya belum membayar kewajiban pembayaran invoice biaya pengiriman tersebut," kata Gaffar Rizani SH., MH dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin, 15 Agustus 2022.

Gaffar Rizani.SH., MH, mengatakan somasi terpaksa dilayangkan lantaran kliennya telah berulangkali menghubungi dan mengingatkan tunggakan invoice kepada PT. Amarta Karya, namun selalu dimentahkan dan saling lempar tanggungjawab.

"Hal ini secara nyata-nyata telah melanggar komitmen pembayaran invoice klien kami yang belum juga terbayarkan sampai dengan saat ini (7-8 bulan). Ini juga telah menimbulkan kerugian atas hak dan kepentingan klien kami," tegas Gaffar Rizani SH., MH.

Gaffar Rizani SH., MH mengutimaltum PT. Amarta Karya untuk segera memenuhi kewajiban tunggakan biaya pengiriman barang lantaran sejak tanggal surat somasi dilayangkan hingga saat ini belum ditanggapi.

Baca Juga: Kowarteg - Supir Bajaj Jakarta Selatan Teriakkan 'Ganjar Presiden 2024, Mampu Angkat Ekonomi Rakyat!

Bilamana somasi tersebut belum juga ada kejelasan, lanjut Gaffar Rizani, SH.,MH yg juga mantan Aktivis 98 ini, maka kami dari Kuasa hukum dari kantor Gaffar Rizani, SH., MH & Partner akan melakukan upaya hukum pidana maupun perdata.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK, Suaranya Mengecil

Senin, 26 September 2022 | 14:50 WIB

GIAK: Hentikan Diskriminatif Penanganan Kasus Impor Baja

Senin, 26 September 2022 | 07:54 WIB

Doa dan Zikir Akbar Mak Ganjar Untuk Pemilu 2024

Senin, 26 September 2022 | 07:21 WIB
X