• Senin, 26 September 2022

Melalui Literasi Digital, Begini Tips Pahami dan Hindari Penipuan

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:36 WIB
Tiga narasumber diskusi bertema Pemanfaatan Literasi Digital sebagai Sarana untuk Memahami dan Menghindari Penipuan (ist)
Tiga narasumber diskusi bertema Pemanfaatan Literasi Digital sebagai Sarana untuk Memahami dan Menghindari Penipuan (ist)


HARIANTERBIT.com – Sejauh ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menggelar seminar online bertema Pemanfaatan Literasi Digital sebagai Sarana untuk Memahami dan Menghindari Penipuan.

Tiga narasumber handal yang dihadirkan, yakni, Semuel Abrijani Pangerapan BSc (Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI), Dr. Achmad Maulani (Tenaga Ahli Wakil Ketua DPR RI) dan Arif Hidayat (Pegiat Literasi Digital).

Baca Juga: Deolipa Yumara ungkap Kode-kode dengan Bharada E

Dalam paparannya, Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan pesatnya perkembangan teknologi yang semakin maju dengan adanya panedemi Covid-19 telah mendorong kita untuk berinteraksi dan melakuakan berbagai aktivitas melalui platform digital, kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegas bahwa kita berada di era percepatan trasnformasi digital.

“Kominfo sebagai garda terdepan dalam memimpin upaya percepatan transformasi digital bangsa Indonesia. Dalam mencapai visi dan misi tersebut kami berperan sebagai regulator, fasilitatir, eksalator di bidang digital diindonesia. Dalam rangka menjalankan salah satu mandat tersebut terkait pengembangan SDM digital gerakan nasional literasi digital, serta jejaring hadir untuk memberikan perhatian informasi digital yang menjadi kemampuan digital ditingkat dasar bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” katanya, Sabtu (13/8/2022).

Baca Juga: Bertambah, Polisi yang Ditempatkan Khusus dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Ditambahkan Semuel, diperlukan kolaborasi yang baik masyarakat dengan pemerintah agar masyarakat tidak tertinggal dalam proses percepatan transformasi digital.

Hal serupa dikatakan Achmad Maulani terkait beberapa perilaku milenial adalah kecanduan internet, mudah pindah ke lain hati, lebih menyukai transaksi secara non-tunai, kerja cerdas dan cepat, bisa multitasking, liburan kapan saja dan dimana saja, dan acuh terhadap isu politik.

“Karena kehidupan sehari-hari generasi milenial sangat kental dengan penggunaan internet, maka sangat diharapkan untuk para generasi milenial untuk tidak terjebak pada “lubang hitam” media sosial sehingga acuh dan apatis terhadap lingkungan sekitar,” terangnya.

Baca Juga: Lewat Literasi Digital, Begini Cara Menjaga Akun Medsos dari Kejahatan

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Terkini

GIAK: Hentikan Diskriminatif Penanganan Kasus Impor Baja

Senin, 26 September 2022 | 07:54 WIB

Doa dan Zikir Akbar Mak Ganjar Untuk Pemilu 2024

Senin, 26 September 2022 | 07:21 WIB

Organisasi Bayangan Nadiem Diduga Bebani Anggaran Negara

Minggu, 25 September 2022 | 16:34 WIB
X