• Selasa, 4 Oktober 2022

Lima Keuntungan Bharada E Sebagai Justice Collaborator

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:02 WIB
Bharada E Bisa Bebas Jika Terbukti Disuruh Ferdy Sambo untuk Tembak Brigadir J, Kata Menkopolhukam Mahfud MD (Bonsernews.com/PMJ News)
Bharada E Bisa Bebas Jika Terbukti Disuruh Ferdy Sambo untuk Tembak Brigadir J, Kata Menkopolhukam Mahfud MD (Bonsernews.com/PMJ News)

 

HARIANTERBIT.com - Bharada Richard Eliezer mengajudkan diri menjadi justice collaborator dalam kasus pembunuhan Brigadir Noprianayah Yosua Hutabarat alias Brigadir J
 
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengatakan Bharda E akan mendapatkan penanganan khusus serta penghargaam jika menjadi justice collaborator. 
 
Hal itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 13 Tahun 2006 tentang perlindungan sakai dan korban.
 
 
"Disebutkan ada dua hal, ada penanganan khusus dan ada reward," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi di kantornya, Jakarta Timur, Rabu, 10 Agustus 2022. 
 
Berikut penanganan khusus dan reward yang didapatkan Bharad E saat menjadi justice collaborator;
 
1. Pemisahan tempat penahanan
 
Edwin mengatakan pelaku pidana yang menjadi justice collaborator akan dipisahkan dengan pelaku lain dalam kasus yang sama.
 
"Pemisahan penahanan untuk memastikan dia tidak dipengaruhi, diancam dan lain-lain dari pelaku lainnya. Itu juga untuk pengamanan di rutan," jelas Edwin.
 
2. Pemisahan pemberkasan.
 
Pemberkasan pelaku yang menjadi justice collaborator akan dipisahkan dengan pelaku lain. Keuntungannya dari pemisahan pemberkasan yakni justice collaborator tidak mengikuti vonis untuk pelaku lain.
 
"Kalau berkasnya disatukan dengan yang lain kalau divonis tinggi dan kemudian banding segala macem dia ngikut terus," beber dia.
 
3. Tidak perlu hadir di persidangan
 
Pelaku pidana yang menjadi justice collaborator tidak perlu hadir secara langsung dalam persidangan. Keterangannya bisa diperdengarkan secara online.
 
"Dia bisa diperdengarkan keterangannya dengan teleconference. Saat pandemi ini lazim dengan Zoom," urai Edwin. 
 
4. Keringanan penjatuhan pidana
 
Pelaku yang menjadi justice collaborator akan dijatuhi hukuman pidana ringan. Edwin menjelaskan saat jaksa memyampaikan tuntutan terdapat rekomendasi dari LPSK untuk hakim memvonis ringan. Dalam undang-undang hakim harus memperhatikan rekomendasi yang dikeluarkan LPSK. 
 
"Karena bahasa UU itu halus jadi tidak bisa pakai kata perintah, karena ini sesama lembaga apalagi lembaganya beda, ada diranah eksektif dan jajarannya yudikatif. Jadi hakim harus memperhatikan rekomendasi itu sungguh-sungguh bahkan sebenarnya perintah," ucapnya. 
 
5. Mendapat remis tambahan
 
Justice collaborator yang sudah menjadi narapidana akan mendapatkan hak-hak sebagai narapidana.
 
"Ada remisi tambahan, ada persiapan untuk pembebasan segala macam," kata Edwin.
 
Bharada E sudah memgajukan surat permohonan perlindungan sebagai justice collaborator kepada LPSK. Surat resmi disampaikan kepada LPSK pada Senin, 8 Agustus 2022 melalui kuasa hukumnya.

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

KPK Sebut Formula E Masih Tahap Penyelidikan

Senin, 3 Oktober 2022 | 14:58 WIB
X