• Selasa, 4 Oktober 2022

Demo Buruh Tuntut UU Ciptaker Dicabut: Stop Perbudakan Modern, Buruh Bukan Tumbal Investasi

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:49 WIB
Ilustrasi aksi buruh
Ilustrasi aksi buruh

HARIANTERBIT.com - Ribuan buruh dari berbagai elemen buruh, seperti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), hingga Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), melakukan aksi unju rasa di Gedung DPR, Rabu (10/8/2022).

Massa buruh datang ke Gedung Parlemen untuk menggelar aksi dengan beberapa tuntutan. Di antaranya menuntut pencabutan UU Ciptaker dan peraturan turunannya dan pencabutan UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (UU P3).

Buruh juga membawa poster dan spanduk, antara lain tertulis,"Stop Perbudakan Modern. “Batalkan & Cabut Omnibus Law dan UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja Sekarang Juga”.

Baca Juga: Survei IPS: Kepuasan Publik Menurun, Peneliti: Kinerja Jokowi Bidang Ekonomi Jeblok

Tak hanya itu juga ada spanduk bertulis, "Buruh Bukanlah Tumbal Investasi. Terbitkan Perppu Segera Cabut Omnibus Law," bunyi poster buruh.

Diterima DPD

Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Fachrul Razi menemui buruh yang tengah menggelar aksi di depan gedung DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu.

Fachrul Razi bersama anggota DPD RI asal Kalimantan Barat Sukriyanto dan anggota DPD RI asal Bangka Belitung (Babel) Darmansyah Husein menemui kerumunan massa sekitar pukul 14.38 WIB.

Dalam orasinya, Fachrul Razi akan berkomunikasi kepada Ketua DPD RI agar berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo guna membuat Perppu tentang Pencabutan Omnibuslaw.

Upaya tersebut merupakan bukti bahwa DPD RI berjuang bersama rakyat untuk menolak pemberlakuan Omnibuslaw.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

KPK Sebut Formula E Masih Tahap Penyelidikan

Senin, 3 Oktober 2022 | 14:58 WIB
X