• Senin, 26 September 2022

Akhirnya Kasus Kematian Brigadir J Terungkap, Pengacara: Tidak Ada Baku Tembak, Perintah Atasan

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:25 WIB
Rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan dipasang garis kuning polisi. Di rumah itu, Polri menyebut Brigadir J tewas usai adu tembak dengan Bharada E .  (ikbal muqorobin)
Rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan dipasang garis kuning polisi. Di rumah itu, Polri menyebut Brigadir J tewas usai adu tembak dengan Bharada E . (ikbal muqorobin)

HARIANTERBIT.com - Kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, mulai menemukan titik terang. Ternyata yang terjadi, Yoshua ditembak Bharada E atas perintah atasan. Sehingga tidak ada baku tembak dalam peristiwa maut yang menewaskan Brigadir J.

Selain itu terungkap pelaku penembakan terhadap Brigadir J lebih dari satu orang, tidak hanya Bharada E. Ada pelaku lain. Tidak ada satu timah panas pun yang dilepaskan Brigadir J.

Disebutkan, senjata HS-9 milik Brigadir J juga sengaja ditembakkan ke arah dinding supaya terkesan ada peristiwa baku tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Baca Juga: TNI AD Tegaskan Video Pernyataan Serda Ucok di Tiktok Upaya Adu Domba

Demikian disampaikan Muhammad Boerhanuddin, kuasa hukum Bharada E. "Memang klien saya yang pertama kali menembak Brigadir J. Hanya saja, ada pelaku lain yang ikut dalam peristiwa penembakan tersebut. Ada pelaku lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, berdasarkan keterangan kliennya, Boerhanuddin mengatakan senjata HS-9 milik Brigadir J juga sengaja ditembakkan ke arah dinding supaya terkesan ada peristiwa baku tembak.

"Proyektil atau apa yang di lokasi katanya alibi, jadi senjata almarhum yang tewas itu dipakai untuk tembak kiri kanan itu. Bukan saling baku tembak," ujarnya,

Soal adanya perintah atasan, Boerhanuddin enggan membeberkan lebih lanjut siapa sosok atasan pemberi perintah itu. Ia hanya mengatakan sosok yang dimaksud tersebut merupakan atasan kedinasan, bukan atasan ketika dia ditugaskan.

Perintah Pembunuhan

Sementara itu, anggota kuasa hukum Bharada E lain, Deolipa Yumara mengungkapkan ada perintah pembunuhan terhadap Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK, Suaranya Mengecil

Senin, 26 September 2022 | 14:50 WIB

GIAK: Hentikan Diskriminatif Penanganan Kasus Impor Baja

Senin, 26 September 2022 | 07:54 WIB

Doa dan Zikir Akbar Mak Ganjar Untuk Pemilu 2024

Senin, 26 September 2022 | 07:21 WIB
X