• Sabtu, 10 Desember 2022

Effendi Simbolon Pertanyakan Pemindahan Lokasi Latihan Super Garuda Shield

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:25 WIB
Politisi PDI Perjuangan (PDI-P) Effendi MS Simbolon
Politisi PDI Perjuangan (PDI-P) Effendi MS Simbolon

HARIANTERBIT.com - Latihan militer gabungan tahunan Super Geruda Shiled 2022 tengah berlangsung di Baturaja, Sumatra Selatan. Latihan militer gabungan yang akan berlangsung selama 14 hari ini tidak melibatkan China dan Rusia. Padahal Indonesia memiliki kerja sama bilateral dengan China dan Rusia.

Anggota Komisi I DPR, Effendi Simbolon mengatakan latihan gabungan militer Indonesia, China dan Rusia bisa saja terwujud. Sebab, Indonesia menerapkan politik bebas aktif, yang tidak terikat perjanjian dengan negara manapun.

“Kita bukan berarti tidak berhubungan baik dengan China dan Rusia. Kita bisa latihan bersama dengan mereka,” ujar Effendi Simbolon saat dihubungi wartawan, Minggu, 7 Agustus 2022.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi naik 5,44 Persen, HERGUN : Seharusnya Bisa Lebih Tinggi Lagi

Menurut Effendi, latihan gabungan militer dengan Amerika Serikat pada Super Geruda Shiled bukan berarti Indonesia sebagai negara aliansi negeri paman sam tersebut. Kendati demikian, Indonesia harus menjaga hubungan baik dengan Amerika, Rusia, China dan Asia.

“Kita bukan aliansi Amerika. Hubungan kita dengan Amerika tidak patnership strategis,” katanya.

Hanya saja, Effendi mempertanyakan terkait lokasi latihan militer gabungan tahunan Super Garuda Shield 2022. Menurut Effendi, pegelaran Super Garuda Shield yang berlokasi di Baturaja, Sumatera Selatan, tidak tepat karena ancaman nyata berada di Natuna Utara.

“Tahun lalu saya dengar di Natuna Utara. Kenapa dipindah (lokasinya). Tanya Panglima dan Menhan,” tanya Effendi.

Effendi menduga pemidahan lokasi latihan militer gabungan tahunan Super Garuda Shield dari Natuna Utara ke Baturaja, karena faktor lobi-lobi politik. Padahal, kata dia, ancaman nyata terhadap Indonesia saat ini berada di Natuna Utara.

Baca Juga: Indonesia Diharap Tak Terdampak Parah Pada Situasi Stagflasi Global

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Komisi IV: Hukum Jera Pelaku Kriminal Lingkungan

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:28 WIB
X