• Kamis, 11 Agustus 2022

Komnas HAM: Proses Penanganan Kasus Brigadir J Semakin Terang

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 13:34 WIB
Komisiomer Komnas HAM M. Choirul Anam
Komisiomer Komnas HAM M. Choirul Anam
HARIANTERBIT.com - Komisiomer Komisi Nasional (Komnas) HAM, M. Choirul Anam mengatakan, tim menemukan kesesuaian antara keterangan yang didapatkan dari Jambi dengan hasil pemeriksaan handphone milik orang yang terkait dengan tewasnya Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
 
Dia mengatakan telah mendapatkan data-data dari sepuluh handphone. Data tersebut memuat berbagai dokumen, riwayat percakapan hingga isi pesan di dalamnya. 
 
Data tersebut didapatkan Komnas HAM dari Tim Siber Polri yang diberikan pada Jumat, 5 Agustus 2022.
 
 
"Kami periksa satu-satu. Cukup detil diberikan satu-satu handphonenya apa isinya apa substansinya apa. Tadi selama proses sampai menjelang sore jam 3 tadi itu dijelaskan semua," ujarnya di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat.  
 
Anam menjelaskan data-data dari handphone juga memiliki kesesuaian data dengan keterangan yang didapatkan dari keluarga Brigadir J di Jambi. 
 
"Jadi konstrain waktunya terkonfirmasi, substansinya juga terkonfirmasi. Jadi disamping agenda kami mendapatkan banyak keterangan, proses tadi bahan-bahan yang kami dapatkan dari Jambi itu terkonfirmasi satu soal waktunya yang kedua soal substansinya," beber Anam. 
 
Anam memyebut data-data yang didapatkan dari Tim Siber Polro itu membuat penanganan kasus tewasnya Komnas HAM semakin terang. 
 
"Ini yang membuat posisi kami melihat proses penanganan kasus Brigadir J semakin lama semakin terang benderang," tandas Anam. 
 
Diketahui Komnas HAM meminta keterangan Tim Siber dan Tim Khusus (Timsus). Dari pemeriksaan tersebut didapatkan data sepuluh handphone milik orang-orang yang terkait dengan tewasnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Survei: Prabowo Mengungguli Ganjar dan Anies

Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:52 WIB

RAS Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dijerat Pasal TPPU

Kamis, 11 Agustus 2022 | 01:45 WIB
X