• Kamis, 11 Agustus 2022

Anggota Komisi III DPR Desak Kadiv Propam Polri Usut Pelanggaran Etik Para Oknum Polisi di Kasus Brigadir J

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:10 WIB
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani

HARIANTERBIT.com - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, menyoroti mutasi yang dilakukan Kapolri Listyo Sigit Prabowo terhadap tiga orang jenderal sebagai buntut dari kasus penembakan Brigadir Nopryansah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Dirinya berharap mutasi itu dapat berlanjut ke pengusutan dugaan pelanggaran etik dan pidana, oleh para oknum Polri yang terlibat pada kasus tersebut.

Baca Juga: Menko Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Masih di Atas Inflasi

"Dalam konteks penyelidikan etik maupun pidana lebih lanjut, kita harapkan Kadiv Propam yang baru bisa menindaklanjutinya untuk persoalan etik, dan Kabareskrim juga memfokuskan penuh penyelidikan dan penyidikan dalam ranah pidana," ujar Arsul kepada wartawan Jumat, 5 Agustus 2022.

"Agar progres penanganan kasus ini dapat segera diselesaikan," lanjutnya.

Wakil Ketua MPR itu menilai, dengan menyelesaikan pengusutan dugaan pelanggaran etik dan pidana, kepercayaan publik terhadap institusi Polri akan kembali meningkat.

Baca Juga: AHY Lempar Peringatan Tiga Ancaman Demokrasi Hantui Pemilu 2024

"Dengan selesai lebih cepat pada tahap penyelidikan dan penyidikannya, maka kepercayaan publik terhadap Polri akan kembali meningkat," kata Arsul.

Waketum PPP itu mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan jajaran dalam menangani kasus dugaan pembunuhan Brigadir J di rumah singgah Kadiv Propam. Menurutnya, Polri harus mengimplementasikan konsep Presisi bukan saja dalam ranah etik tetapi juga kemungkinan melanjutkannya dalam ranah hukum pidana.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Survei: Prabowo Mengungguli Ganjar dan Anies

Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:52 WIB

RAS Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dijerat Pasal TPPU

Kamis, 11 Agustus 2022 | 01:45 WIB
X