• Minggu, 25 September 2022

Ini Jurus Jitu Ganjar Pranowo yang Sukses Buat Inflasi di Jawa Tengah Turun

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 14:33 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berdialog dengan warga di pasar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berdialog dengan warga di pasar

HARIANTERBIT.com - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membeberkan caranya menurunkan angka inflasi di Jateng. Dia berkata ada beberapa langkah yang dilakukan, mulai dari optimalisasi kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan komunikasi intens dengan Bank Indonesia (BI).

“Teman-teman di tim pengendali inflasi, TPID, kita minta untuk berjaga-jaga. Kita dengan Bank Indonesia selalu komunikasi terus menerus dan kemudian indikator-indikator yang menurunkan inflasi betul-betul kita pelototi," kata Ganjar.

Baca Juga: Uji klinis Tahap 1 Vaksin Covid-19 Indonesia Dipastikan Aman

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Juni 2022 lalu. Berdasarkan data tersebut, angka infasi Jateng turun 0,69 persen dari bulan sebelumnya 4,97 persen menjadi 4,28 persen.

Lebih lanjut, Ganjar menuturkan pihaknya juga mengajak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jateng melakukan intervensi terkait pengendalian harga komoditas. Khususnya cabai dan bawang merah, sehingga harganya di pasaran tidak naik.

Selain itu, Ganjar menyebut Pemprov Jateng turut berupaya mengendalikan harga bawang putih untuk menekan inflasi. Pasalnya, kata Ganjar, harga bawang putih di Jateng rentan naik lantaran angka produksi masih cukup rendah.

Baca Juga: AHY Lempar Peringatan Tiga Ancaman Demokrasi Hantui Pemilu 2024

"Karena itu Jumat kami akan datang ke Tegal. Kami kerja sama juga dengan BI. Di sana akan kita dorong peningkatan produk bawang putih karena komoditas ini rentan. Kalau produksi kita tambah, kebutuhan dalam negerinya gapnya tidak terlalu tinggi, maka ini akan bisa kita kendalikan," imbuhnya.

Untuk mengakomodir semua upaya itu, Ganjar mengatakan pihaknya sudah memiliki aplikasi yang bisa memberikan data informasi harga komoditas. Aplikasi itu juga menyuguhkan data supply komoditas tersebut.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Organisasi Bayangan Nadiem Diduga Bebani Anggaran Negara

Minggu, 25 September 2022 | 16:34 WIB
X