• Selasa, 4 Oktober 2022

Pakar Hukum Sebut Kerjasama Erick Thohir dan Jaksa Agung Burhanuddin Kunci Penyelesaian Kasus Tower PLN

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 14:56 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin  (Twitter/erickthohir)
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin (Twitter/erickthohir)

HARIANTERBIT.com - Pakar Hukum Pidana Suparji Ahmad mendukung penuh langkah Kejaksaan Agung (Kejagung), untuk mengusut tuntas kasus Tower Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada tahun 2016. Di mana, ada dugaan praktek monopoli dalam pembangunan Tower PLN.

"Publik mendukung penuh Kejaksaan Agung untuk mentutaskan kasus tersebut, di mana ada dugaan kuat terjadi praktik monopoli dalam pembangunan Tower itu. Saya kira masyarakat menunggu langkah tegas dan terukur dari korps adhyaksa," kata Suparji dalam keterangan persnya, Rabu, 3 Agustus 2022.

Baca Juga: AHY Lempar Peringatan Tiga Ancaman Demokrasi Hantui Pemilu 2024

Lanjut Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) ini berharap ada langkah sinergi antara Kejaksaan dengan Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini bisa menjadi langkah kunci untuk mengungkap skandal tersebut.

"Sinergi dan kerja sama antara Erick Thohir dan ST Burhanuddin bisa menjadi kunci dalam penuntasan kasus PLN yang diduga melibatkan orang kuat. Kejaksaan tak perlu ragu menggandeng Kementrian BUMN untuk menyelesaikan persoalan ini," tegas Suparji.

Baca Juga: Kuasa Hukum Istri Irjen Ferdy Sambo Desak Polisi Usut Dugaan Pelecehan dan Pengancaman yang Menimpa Kliennya

Jika melihat peraturan perundang-undangan, kata dia, praktik monopoli jelas dilarang. Aturan itu secara spesifik ditulis dalam Pasal 17 UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

" Menurut Pasal 17 itu, pelaku usaha diduga atau dianggap menguasai produksi atau pemasaran barang dan/atau jasa jika ada tiga unsur. Pertama, produk yang bersangkutan belum ada substansinya. Kedua, mengakibatkan pelaku usaha lain tidak dapat masuk ke dalam persaingan usaha barang dan/atau jasa yang sama," ujarnya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Beri Bantuan Mesin Laser Ukir untuk Pengrajin Seni

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Sebut Formula E Masih Tahap Penyelidikan

Senin, 3 Oktober 2022 | 14:58 WIB
X