• Rabu, 28 September 2022

Korupsi Sawit dan TPPU, Kejagung Tetapkan Surya Darmadi Alias Apeng Tersangka

- Senin, 1 Agustus 2022 | 20:41 WIB
Surya Darmadi alias Apeng
Surya Darmadi alias Apeng

HARIANTERBIT.com - Kejaksaan Agung (Kejagung), menetapkan Pemilik Duta Palma Group Surya Darmadi atau SD sebagai tersangka korupsi penyerobotan lahan sawit seluas 37.095 hektare.

“SD, dengan tanpa izin pelepasan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan, serta tanpa adanya hak guna usaha dari Badan Pertanahan Nasional, telah memanfaatkan kawasan hutan dengan membuka perkebunan kelapa sawit dan memproduksi sawit,” ujar Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dalam keterangan yang diterima pada Senin, 1 Agustus 2022.

Baca Juga: Rocky Gerung Apresiasi Polri yang Kedepankan Scientific dalam Kasus Brigadir J

Dalam kasus tersebut, Kejagung juga telah menetapkan mantan Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Raja Thamsir Rahman.

"Bupati Indragiri Hulu Provinsi Riau periode 1999 sampai dengan 2008, atas nama RTR (Raja Thamsir Rahman) secara melawan hukum telah menerbitkan izin lokasi dan izin usaha perkebunan di kawasan hutan di Indragiri Hulu, atas lahan seluas 37.095 hektare,” ulas Burhanuddin.

Burhanuddin juga mengatakan bahwa, perizinan tersebut diberikan kepada lima perusahaan, yaitu PT Banyu Bening Utama, PT Panca Agro Lestari, PT Seberida Subur, PT Palma Satu, dan PT Kencana Amal Tani.

Baca Juga: Ifdal Kasim: Sikap Apriori Pengacara Keluarga Brigadir J Terhadap Kerja Komnas HAM Perkeruh Investigasi

Berdasarkan hasil perhitungan ahli, Burhanuddin mengungkapkan bahwa estimasi kerugian keuangan negara dan perekonomian negara yang diakibatkan oleh aktivitas tersebut mencapai Rp 78 triliun.

“Berdasarkan hasil ekspose yang dilaksanakan pada 18 Juli 2022, tim penyelidik telah menemukan alat bukti yang cukup untuk tersangka, yaitu saudara RTR, Bupati Kabupaten Indragiri Hulu periode 1999-2008 dan SD, pemilik Duta Palma Group,” jelas Burhanuddin.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banyak Dikiritik, Program Kompor Listrik Dibatalkan

Rabu, 28 September 2022 | 09:25 WIB

DPR Desak KPK Jemput Paksa Lukas Enembe

Rabu, 28 September 2022 | 08:55 WIB
X