• Rabu, 28 September 2022

KPK Dalami Aliran Duit ke eks Wali Kota Ambon dari Pekerja Proyek di Pemkot

- Rabu, 27 Juli 2022 | 17:39 WIB
Wali Kota Ambon nonaktif, Richard Louhenapessy ditetapkan sebagai tersangka. (Dok. KPK)
Wali Kota Ambon nonaktif, Richard Louhenapessy ditetapkan sebagai tersangka. (Dok. KPK)

HARIANTERBIT.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menelusuri aliran uang ke eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy (RL) dari para pihak swasta yang mendapatkan proyek pekerjaan di Pemkot Ambon.

Materi pemeriksaan itu didalami dari Victor Alexander Loupatty, selaku pemilik PT HOATYK, Selasa, 26 Juli 2022.

Baca Juga: Menko Airlangga Tawarkan Bos Marubeni Investasi di KEK Kesehatan Sanur

"Dikonfirmasi antara lain terkait dugaan aliran dan penerimaan uang oleh tersangka RL dari beberapa pihak swasta yang mendapatkan proyek pekerjaan di Pemkot Ambon," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu, 27 Juli 2022.

KPK telah menetapkan Wali Kota Ambon periode 2011-2016 dan 2017-2022 Richard Louhenapessy dengan sangkaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Baca Juga: Aa Gym Terseret Kasus Dana ACT Mengalir ke Koperasi Syariah 212? Begini Tuduhan Guntur Romli

"Selama proses penyidikan dugaan perkara awal tersangka RL, tim penyidik KPK kemudian mendapati adanya dugaan tindak pidana lain yang diduga dilakukan saat yang bersangkutan masih aktif menjabat Wali Kota Ambon berupa TPPU," ulas Ali, Senin, 4 Juli 2022.

Richard disinyalir sengaja menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul kepemilikan harta benda, menggunakan indentitas pihak-pihak tertentu.

Richard Louhenapessy sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail Alfamidi tahun 2020, di Kota Ambon dan penerimaan gratifikasi.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Terkini

Banyak Dikiritik, Program Kompor Listrik Dibatalkan

Rabu, 28 September 2022 | 09:25 WIB

DPR Desak KPK Jemput Paksa Lukas Enembe

Rabu, 28 September 2022 | 08:55 WIB
X