• Minggu, 25 September 2022

Pidato Kebangsaan Presiden Kawulo Alit Indonesia, Pemimpin Besar, Ksatria dan Sejati Akan Pimpin Indonesia

- Senin, 25 Juli 2022 | 11:39 WIB
Presiden Kawulo Alit Indonesia, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed
Presiden Kawulo Alit Indonesia, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed

HARIANTERBIT.com - Presiden Kawulo Alit Indonesia, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed mengatakan, untuk mencapai kejayaan negeri ini harus diwujudkan satu kesatuan segi tiga emas Indonesia. Yang pertama, kepemimpinan nasional dan bangsa harus ksatria, besar dan sejati.

Yang kedua, lanjutnya, segenap sumber daya dan kekayaan di bumi ini di negeri kita harus dikelola dengan baik dan benar, serta diperuntukkan sebesar-besarnya menggapai kejayaan nusantara.

“Dan pilar yang ketiga adalah justice and welfare state the all people, terwujudnya keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, bangsa dan mahluk dibumi nusantara,” kata Ali Mahsun pada Pidato Kebangsaan dengan Tajuk: Peta Jalan Padi Kapas Perisai Garuda Pancasila “Rakyat Sejahtera Berkeadilan”. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Gede Center Jakarta.

Baca Juga: Jawab Sindiran Sekjen PDIP, Mardani: Banyak Sekali Prestasi Anies

Sebelumnya pada 24 Januari 2019 Ali Mahsun juga menyampaikan
Pidato Kebangsaan di Gedung Joeang 45 Jakarta dengan tajuk: Peta Jalan Indonesia 1945-2080, Kotak Pandora, Keadilan dan Adidaya Sapu Jagat Nusantara. Indonesia sejak diproklamasikan Bung Karno dan Bung Hatta 17 Agustus 1945 hingga hari ini telah memasuki 77 tahun.

Di era reformasi sebagai Peta Jalan Kotak Pandora Indonesia dari 1998 hingga hari ini 21 Juli 2022 sudah berumur 24 tahun. Disebutkannya, di perisai Garuda Pancasila di simbolitaskan Rantai dengan warna dasar merah.

“Kita sebagai bangsa besar dan kuat yang miliki peradaban adiluhung di dunia tidak boleh menghabiskan energi untuk mencari kambing hitam. Kita harus instrospeksi diri. Bertanya pada diri sendiri kenapa realitas di negeri ini semakin jauh dari cita-cita adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga: Diancam Dibunuh, Brigadir J Ketakutan dan Menangis

Menurut Ali Mahsun, pada peta jalan padi kapas ini insya-aAllah Tuhan menurunkan mutiara dibalik peta jalan kotak Pandora negeri yaitu sosok pemimpin besar, ksatria dan sejati yang menghibahkan segala yang dimilikinya hanya untuk rakyat, bumi semesta Nusantara beserta isinya, dan tatanan nilai budaya peradaban adiluhung leluhur bangsa.

Disebutkannya, akan hadir sosok pemimpin besar, ksatria dan sejati yang mengorbankan seluruh yang dimilikinya hanya untuk yang dipimpin dan berani lakukan revolusi tata kelola bangsa dan negeri ini.

Halaman:

Editor: Zahroni Terbit

Tags

Terkini

Organisasi Bayangan Nadiem Diduga Bebani Anggaran Negara

Minggu, 25 September 2022 | 16:34 WIB
X