• Rabu, 28 September 2022

KPK Periksa 5 Saksi Dalam Kasus Korupsi Mantan Wali Kota Ambon

- Selasa, 19 Juli 2022 | 07:21 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

HARIANTERBIT.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memeriksa aliran uang yang diterima mantan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy (RL), dalam kasus dugaan suap persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail tahun 2020 di Kota Ambon dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pemeriksaan dilakukan dengan memanggil lima saksi dari pihak pemerintah dan swasta.

Baca Juga: Survei Indopol: Anies-AHY Menang Pilpres di Semua Skenario Koalisi, Efek Ketidakpuasan Atas Kinerja Pemerintah

"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain, terkait dengan dugaan aliran sejumlah uang yang diterima Tersangka RL dari berbagai pihak swasta yang mengajukan permohonan izin di Pemkot Ambon," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Senin, 18 Juli 2022.

Baca Juga: Sesuaikan Tarif Pungutan Ekspor CPO dan Turunannya, Menko Airlangga: Pemerintah Dukung Industri Kelapa Sawit

Lima orang saksi diperiksa tim penyidik di Kantor Makobrimobda Maluku pada Jumat, 15 Juli 2022. Tiga dari lima saksi yang diperiksa merupakan ASN, di antaranya Ferdinanda Johanna Louhenapessy selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon.

KPK juga memeriksa Ongen Aponno selaku Kabag Umum Pemkot dan Fahmi Salatalohy selaku Asda Ekonomi/mantan Kadisdik.

Kemudian, dua orang saksi lainnya yang diperiksa merupakan wiraswasta, masing-masing yakni Stelia Tupenalay dan Petrus Fatlolon.

Baca Juga: Survei Poligov: Jadi Semangat Perbaikan, Elektabilitas Demokrat Kukuh Pada Posisi Tiga Besar

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banyak Dikiritik, Program Kompor Listrik Dibatalkan

Rabu, 28 September 2022 | 09:25 WIB

DPR Desak KPK Jemput Paksa Lukas Enembe

Rabu, 28 September 2022 | 08:55 WIB
X