• Kamis, 1 Desember 2022

Silaturahmi ke Ponpes Tremas, Pacitan, AHY Disambut Hangat Sebagai Keluarga Besar

- Selasa, 12 Juli 2022 | 11:41 WIB
AHY dan Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang datang ke pesantren untuk membuka pawai obor keliling menjelang Lebaran Idul Adha, Sabtu, 9 Juli 2022
AHY dan Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang datang ke pesantren untuk membuka pawai obor keliling menjelang Lebaran Idul Adha, Sabtu, 9 Juli 2022

HARIANTERBIT.com- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono disambut hangat sebagai keluarga saat bersilaturahmi ke pondok pesantren Tremas, Pacitan, Jawa Timur.

Pimpinan pondok pesantren KH Fuad Habib Dimyathi atau yang dikenal sebagai Gus Fuad mengungkapkan bahwa kakek dan nenek AHY merupakan kerabat pesantren Tremas . Bahkan, menurut Gus Fuad, Kakek AHY atau Ayahanda mantan Presiden ke-6 RI SBY yang bernama Sukoco, saat pernah ikut mengabdi sebagai pengajar Ilmu Sejarah dan Berhitung di Pesantren Tremas pada masa era kemerdekaan.

Baca Juga: Relawan Airlangga Bina Ratusan Anak Jalanan di Bogor

Ini diungkapkan Gus Fuad saat menerima AHY dan Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang datang ke pesantren untuk membuka pawai obor keliling menjelang Lebaran Idul Adha, Sabtu, 9 Juli 2022. Ini tradisi pesantren yang sudah berjalan tanpa putus sejak setengah abad yang lalu.

Gus Fuad juga menyitir penuturan ayahandanya, yaitu Kiai Habib bin Kiai Dimyathi At-Turmusi bin Kiai Abdul Manan bin Raden Ngabei Dipomenggolo, mengungkapkan lebih lanjut bahwa Kakek AHY saat mengabdi di Pesantren Tremas waktu itu bernama Imam Azro’i. Lalu saat yang bersangkutan masuk dunia kemiliteran, namanya diubah menjadi Sukoco.

Baca Juga: Baralangga Bergerak, Sosialisasikan Airlangga Hartarto Capres 2024 ke Masyarakat

Kemudian, lanjut Gus Fuad, saat SBY lahir di tahun 1949, Kiai Habib atau ayahanda Gus Fuad, juga ikut 'njagong' (menjenguk sambil bertandang lama -Jawa) di rumah SBY kecil. Rumah tempat SBY lahir itu kemudian diwakafkan menjadi musholla yang hingga kini masih digunakan masyarakat di Desa Tremas.

AHY mengapresiasi sambutan hangat pimpinan maupun para santri ponpes Tremas. Ia mengingatkan, "Inilah Islam kita, inilah Indonesia kita, nasionalis religius, agama dan negara itu bisa saling menguatkan karena nilai-nilainya juga sangat fundamental."

Baca Juga: Kebut Pembangunan, Jokowi Setiap 3 Bulan Sekali Bakal Tinjau IKN Nusantara

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi Diminta Lakukan Reshuflle Kabinet

Rabu, 30 November 2022 | 23:49 WIB

DPR Akan Tetap Sahkan RKUHP Meski Mendapat Penolakan

Rabu, 30 November 2022 | 23:43 WIB
X