• Rabu, 28 September 2022

KPK Sebut Kripto Meningkatkan Risiko Pencucian Uang

- Minggu, 10 Juli 2022 | 18:49 WIB
Pelaksana tugas Juru Bicara KPK, Ipi Maryati Kuding
Pelaksana tugas Juru Bicara KPK, Ipi Maryati Kuding

HARIANTERBIT.com - Pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ipi Maryati menyampaikan, ada potensi bahaya dalam peredaran mata uang kripto. Kripto diyakini bisa menjadi sarana pencucian uang.

"Pemanfaatan mata uang kripto baru-baru ini mengakibatkan risiko pencucian uang meningkat," ujar Ipi Maryati melalui keterangannya, Minggu, 10 Juli 2022.

Baca Juga: Nasaruddin Umar: Istiqlal Siapkan Ulama Perempuan

Berdasarkan pengalaman KPK, modus pencucian uang selalu berkembang mengikuti zaman. Mata uang kripto diyakini bakal menjadi model baru pencucian uang yang dilakukan penjahat.

"Mata uang kripto dan layanan pencucian uang berkembang, ketika oknum penjahat berusaha untuk bergerak ke arah mata uang yang lebih menjaga privasi," ujar Ipi.

KPK berharap, seluruh penegak hukum mewaspadai pencucian uang dengan metode kripto. Lembaga Antikorupsi juga telah memberikan pelatihan untuk penegak hukum agar bisa membidik pencucian uang dengan metode kripto.

Baca Juga: Golkar Bagikan Langsung 93 Sapi dan 48 Kambing Kurban

"Ruang lingkup pelatihan antara lain tentang pengenalan mata uang kripto; rantai blok, pemanfaatan, pengelolaan, penyimpanan, kerahasiaan, penelusuran, dan transaksi mata uang kripto," tutur Ipi.

Para penegak hukum juga diajarkan tentang tipologi risiko kejahatan finansial. KPK ingin penegak hukum di Indonesia tidak kalah langkah dengan penjahat yang melakukan pencucian uang dengan memanfaatkan kripto.

Halaman:

Editor: Anugrah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banyak Dikiritik, Program Kompor Listrik Dibatalkan

Rabu, 28 September 2022 | 09:25 WIB

DPR Desak KPK Jemput Paksa Lukas Enembe

Rabu, 28 September 2022 | 08:55 WIB
X